Tampilkan postingan dengan label artikel bebas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel bebas. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Juni 2015

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1436 H!

selamat berpuasa ramadhan 1436 hijriyah juni juli 2015 hukum hakam hakim
Selamat Berpuasa!
Selamat malam, Sahabat! Sudah berbuka? Jangan lupa segera ke masjid dan mushalla terdekat untuk shalat tarawih berjamaah.

Saya sebagai owner & writter Hukum Hakam Hakim mengucapkan "Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1436 H Bagi Kaum Muslimin dan Muslimat Di Manapun Anda Berada." 

Semoga ibadah puasa fadhu kita, shalat wajib kita, tarawih kita, rawatib dan tahajud kita, serta amal-amal sholeh kita diterima dan do'a-do'a mulia kita senantiasa diijabah. Semoga dosa-dosa dan kekhilafan kita diampuni oleh Allah swt. dan senantiasa ditunjukkan pada kebenaran dan kebaikan. Aamiin.

Semoga damai Ramadhan memberi berkah bagi kita semua. Semoga keindahan Ramadhan memperkuat ukhuwah islamiyah, memperkokoh ukhuwah insaniyah, dan mempertebal ukhuwah wathaniyyah. Semoga kita dijadikan insan-insan yang berguna bagi agama, bangsa, dan negara. Aamiin.

Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi
KLIK SELENGKAPNYA →

Jumat, 05 Juni 2015

JANGAN LUPA: BONDOWOSO JOB MARKET 2015 KURANG DARI 3 HARI LAGI

Selamat malam, Sahabat! Apa kabar? Semoga sehat selalu!

Tanggal kalender masehi sudah menunjukkan angka 5 di bulan Juni 2015 ini. Publikasi kali ini tidak ada hal baru selain keinginan saya untuk mengingatkan Sahabat dimanapun berada bahwa kegiatan BONDOWOSO JOB MARKET 2015 yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bondowoso (Disnakertrans) KURANG DARI 3 HARI LAGI. Oleh karena itu, persiapkan segala sesuatunya dengan baik. Saya pribadi kemungkinan besar tidak dapat hadir pada kegiatan positif tersebut disebabkan beberapa agenda akademis. Bagi Sahabat yang tidak memiliki kegiatan atau tidak ada agenda khusus dan tentu saja sedang membutuhkan peluang karir yang lebih baik, jangan lupa hadir! Saya doakan Sahabat sekalian mendapatkan hasil terbaik. Aamiin.

Bagi Sahabat yang ingin tahu seputar BONDOWOSO JOB MARKET 2015, termasuk persyaratan yang harus dipenuhi, silahkan klik gambar di bawah ini:

Demikian publikasi ringan ini dari saya. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa jika Allah swt. masih memberikan kesempatan pada kita.

Sumber Dokumentasi: Dokumentasi Pribadi
KLIK SELENGKAPNYA →

Senin, 01 Juni 2015

BONDOWOSO DUWE GAWE: BONDOWOSO JOB MARKET FAIR 2015

Selamat malam, Sahabat! Apa kabar? Sudah siap beraktifitas untuk esok hari? Semoga Allah swt. memberikan kemudahan dan kelancaran bagi kita sekalian.

BJM 2015 bondowoso job market 2015 bondowoso duwe gawe bondowoso job market 2015 desa tangsil kulon brimob jalan tenggarang wonosari bondowoso fresh graduate atau pengalaman perusahaan nasional dan lokal oleh hukum hakam hakim hukamim
BJM 2015
Nah, pada kesempatan ini, saya mau membagikan informasi menarik bagi Sahabat yang sampai saat ini masih "berjihad" untuk memperoleh pekerjaan dan karir pertama atau yang lebih baik. Bondowoso menjadi tuan rumah untuk bursa kerja yang akan hadir di bulan Juni nanti. Seperti apa informasinya? Simak informasi berikut ini:

(Lowongan Bursa Kerja)

Interview, Tes, & Penerimaan Kerja

Gedung UPT-PK (BLK) Bondowoso
Desa Tangsil Kulon (Timur Markas Brimob)
Jalan Tenggarang - Wonosari

Senin, 8 Juni 2015
Jam 08.00 - selesai

G-RA-T-I-S

Siapkan data diri Anda:
Lamaran, Pas Foto, KTP, CV, dan Ijazah

Bawa Langsung Surat Lamaran Anda
Lowongan Untuk Semua Jurusan

Diikuti Oleh:
25 Perusahaan Nasional & Daerah

Info Pendaftaran Bagi Perusahaan
Bapak Djoko (0332) 422-849
(GRATIS)

Bursa Kerja Bergensi & Terpercaya
Tersedia Ribuan Lowongan Kerja
Diselenggarakan Oleh:
Disnakertrans Kabupaten Bondowoso
Terus terang, saya belum mendapat informasi atau bahkan pengalaman pribadi mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Disnakertrans ini. Beberapa waktu yang lalu Bondowoso memang pernah mengadakan acara serupa, namun saya berhalangan untuk hadir. Oleh karena itu, saya tidak bisa memberikan prakiraan secara jelas mengenai posisi yang tersedia, syarat, sampai dengan dress code yang biasa digunakan.

Kalau boleh melakukan "prakiraan", merujuk pada beberapa publikasi lowongan yang tersedia di sejumlah papan informasi, kemungkinan besar kegiatan bursa kerja tersebut memberikan kesempatan karir bagi Sahabat yang memiliki ijazah serendah-rendahnya SMA atau sederajat. Kemungkinan besar posisi yang dibuka meliputi sales and marketing, collector, kasir, dan staf administrasi. Kemungkinan pula ada beberapa perusahaan pembiayaan yang menjadi peserta sampai dengan perbankan seperti bank perkreditan rakyat. Hal ini murni prakiraan saya semata. Insya Allah jika ada informasi lebih lanjut akan saya publikasikan kemudian.

Bagi Sahabat yang barangkali membutuhkan informasi tambahan seputar kegiatan bursa kerja, silahkan klik tulisan berikut ini: "Bursa Kerja (Job Fair)"

Selain itu, Sahabat bisa memilih artikel setopik yang tersedia di bagian related post (publisitas terkait) di bagian bawah artikel BONDOWOSO DUWE GAWE: BONDOWOSO JOB MARKET FAIR 2015 ini.

Akhir kata, sampai jumpa pada artikel selanjutnya!
KLIK SELENGKAPNYA →

Jumat, 29 Mei 2015

TEMA DI TANGAN, TOPIK DI ANGAN. BAGAIMANA "MENANGKAPNYA"? (Dwilogi Tugas Akhir Bagian 2-Habis)

Susah Cari Topik cara mudah menentukan topik skripsi tugas akhir mahasiswa hukum hukum hakam hakim hukamim
Susah Cari Topik?
Selamat malam, Sahabat! Bagaimana kabar kalian? Sudah berhasil mendapatkan tema terbaik? Pada artikel sebelumnya berjudul "SUSAH DAPAT TEMA SKRIPSI? CEK DI SINI!" kita sudah belajar bagaimana Cara Singkat dan Cara Tepat mendapatkan tema skripsi. Masalahnya, tema itu hanya konsep dasar. Ibarat tubuh, tema itu jantung. Jantung sudah pasti membutuhkan rangka yang melindungi organ-organ dalam tubuh. Dalam skripsi, rangka adalah topik atau "judul besar." Jika diibaratkan lingkaran, tema adalah lingkaran kecil dan topik menjadi lingkaran yang lebih besar di sisi luar tema. Seperti tulisan terdahulu, bagian ini cukup sulit untuk ditemukan. Mengapa? Dan bagaimana menentukan topik dari tema yang kita peroleh? Insya Allah saya akan menjelaskannya seringan mungkin.
*
Selain Taufik Savalas (alm.), Taufik Hidayat, dan taufik hidayah, taufik alias topik skripsi menjadi "sosok" terkenal di tengah-tengah civitas academica. Selain terkait kelangsungan dan nasib gelar kesarjanaan, topik skripsi di satu sisi menjadi ajang pamer kualitas sumber daya manusia. Semakin unik suatu topik, kualitasnya semakin apik. Hal ini yang seringkali menjadi tantangan berat bagi mahasiswa tingkat akhir.

Dalam studi hukum, penelitian hukum empiris lebih banyak berkutat pada topik klasik. Jika tidak berkaitan dengan kendala penyidikan kejaksaan atas delik korupsi, mahasiswa akan mengangkat delik yang sama di lembaga kepolisian. Dalam keilmuan hukum perdata, topik paling umum adalah masalah pelaksanaan perjanjian tertentu atau kendala penanganan kredit bermasalah. Tidak mudah untuk menggeser kecenderungan topik-topik monoton kembali diangkat oleh mahasiswa tingkat akhir, baik angkatan senior (kelompok mahasiswa semester 10 ke atas) maupun angkatan junior (kelompok mahasiswa semester 7 sampai dengan 9). Perlu "pancuran inspirasi" dari para pengajar, masyarakat, dan mahasiswa itu sendiri.

Dalam artikel ini, saya mencoba fokus pada sisi mahasiswa untuk menentukan topik terbaik dari tema terbaik yang sudah mereka pilih berdasarkan Cara Singkat maupun Cara Tepat pada artikel "SUSAH DAPAT TEMA SKRIPSI? CEK DI SINI!". Bagi Sahabat yang juga sedang pusing mencari topik terbaik, tahukah kira-kira cara termudah menemukannya? Mari kita ulas!

Sejatinya, menemukan topik skripsi TIDAK SESULIT menentukan tema skripsi. Mengapa? Sudah jelas, karena tema yang menjadi dasar sudah ditentukan. Yang dibutuhkan selanjutnya untuk menentukan topik skripsi hanya dua: BUKA INDRA dan BUKA RASA.

Yang dimaksud BUKA INDRA adalah Buka Mata, Buka Telinga, Buka Suara, dan Buka Kepala. Buka Mata ditunjukkan dengan rajin-rajin membaca perkembangan zaman. Perbanyak membaca peraturan perundang-undangan, buku-buku, koran, majalah mingguan, berita berjalan (running news text), status-status media sosial, pamflet-pamflet, baliho, selabaran, dan sebagainya.

Buka Telinga dengan cara memperpeka diri dari dialog-dialog hingga keluhan-keluhan yang ada di sekitar kita. Perbanyak "menguping" dari para sopir angkutan umum, para pedagang kecil, para wirausahawan, ceramah dosen atau pakar keilmuan lainnya, hingga orasi aktifis kampus pun dengarkan. Satu kalimat dari mereka bisa saja memberi bahan kajian. Semisal, ada sopir angkutan umum mengatakan, "Jokowi itu cuma boneka. Dia jadi presiden buat dikendalikan sama Megawati lewat PDIP. Bisa apa dia, hah?!" Kira-kira, dari kalimat tersebut bisakah dijadikan topik terkait KEJAHATAN TERHADAP KEPALA NEGARA?

Buka Suara dipraktikkan dengan banyak berdiskusi, bertukar pendapat, atau bertanya pada orang-orang sekitar kita, meskipun pendidikan mereka tak lebih dari bisa membaca dan berhitung semata. Sering-seringlah berdiskusi dengan teman sejawat, dosen, atau praktisi lainnya terkait tema kita. Dengarkan curahan hati masyarakat di sekitar kita dan ukurlah pemahaman mereka tentang tema kita. Semua itu bisa menjadi bahan ulasan yang baik.

Sementara itu, Buka Kepala seara sederhana berkaitan dengan persepsi kita. Pikiran kita. Sebanyak apapun informasi yang kiita dapat dari Buka Mata, Buka Telinga, dan Buka Suara, sepanjang kepala kita masih "tertutup" (baca: bebal, sulit menerima pendapat baru), selama itu pula kita tidak akan menemukan topik terbaik. Sahabat harus sadar bahwa Buka Kepala tidak mengharuskan kita berubah prinsip. Tujuan Buka Kepala ada dua, yaitu memperbarui wawasan dan pemahaman dan/atau memperbaikinya. Jika prinsip kita telah lapuk atau tidak sesuai dengan perkembangan zaman, semisal "wanita tidak perlu sekolah tinggi karena ujungnya jadi ibu dan istri," maka Buka Kepala akan memperbaikinya dan menjadikan prinsip kita lebih dinamis, namun tetap orisinil dan jantan. Dalam hal prinsip kita sudah baik, namun realita terbaru menunjukkan perkembangan prinsip yang semakin buruk, semisal "jangan hidup lurus kalau tidak mau hangus," Buka Kepala akan menambahkan prinsip kontemporer tersebut sebagai pengetahuan saja.

Terakhir, kita bahas mengenai BUKA RASA. Yang dimaksud BUKA RASA adalah kemauan dan kemampuan hati (perasaan) kita untuk menerima kebenaran dari semua informasi yang kita peroleh. Bisa jadi Buka Kepala menunjukkan suatu informasi logis, akan tetapi tidak demikian jika dilihat dari sisi BUKA RASA. Ide Gubernur DKI Jakarta Basuki Cahaya Purnama alias Ahok untuk melakukan sertifikasi dan lokalisasi pekerja seks komersial dilihat dari logika (Buka Kepala) cukup masuk akal. Akan tetapi, dari sisi agama dan kesusilaan (BUKA RASA), bagaimana bisa negara membiarkan pelacuran menjadi profesi yang "diformalkan" lewat sertifikasi dan lokalisasi? Bagian ini-BUKA RASA-adalah titik terakhir kita untuk menyaring semua informasi yang masuk untuk kemudian dipadatkan menjadi topik.

Sebagai ilustrasi untuk mempermudah, mari kita sederhanakan dengan contoh berikut:
DODO, seperti pada artikel sebelumnya, memutuskan untuk mengangkat tema JAMINAN PEMBIAYAAN SYARIAH. Kini, dia mencoba menemukan topik yang cocok untuk penelitian hukum empirisnya mengenai JAMINAN PEMBIAYAAN SYARIAH. Dari penelusurannya, diperoleh hal-hal sebagai berikut:
  1. BUKA INDRA, Dodo menemukan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia sudah mengeluarkan Fatwa DSN-MUI No.: 68/DSN-MUI/III/2008 tentang Rahn Tasjily yang sifatnya seperti jaminan fidusia (Buka Mata). Dari seminar di kampus, ia mendapat informasi rahn tasjily bisa digunakan untuk menjamin kendaraan bermotor yang dibeli dengan cara mencicil (Buka Telinga). Hasil wawancara singkatnya dengan seorang nasabah sebuah bank syariah menunjukkan BPKB motor yang dibelinya ditahan pihak bank syariah sebagai jaminan (Buka Suara). Dalam pikirannya, ia menganggap rahn tasjily ada beberapa pembatasan yang tidak bisa disamakan dengan pelaksanaan jaminan fidusia (Buka Kepala).
  2. BUKA RASA, Dodo berpendapat bahwa jual beli yang disepakati secara mencicil logikanya tidak boleh menahan barang apapun yang terkait dengan obyek jual beli. Dengan demikian, tindakan bank syariah menahan BPKB kendaraan bermotor yang dibeli secara mencicil dengan skema murabahah bitsaman ajil tidak dapat dibenarkan.
Dari uraian ini, ada beberapa topik yang bisa diambil, yaitu:
a. KEABSAHAN PENJAMINAN BPKB DALAM RAHN TASJILY.
b. PEMBATASAN PENERAPAN RAHN TASJILY.
c. PENGECUALIAN RAHN TASJILY DIBANDINGKAN JAMINAN FIDUSIA, dan sebagainya.
Semakin banyak dan jernih sudut pandang BUKA RASA yang digunakan untuk melihat hasil BUKA INDRA, maka topik yang diperoleh akan semakin banyak.
*
Lengkap sudah! Cara menemukan tema sudah kita bahas dan saat ini teknik mendapatkan topik terbaik pun sudah kita ulas. Siap mencoba? Sebagai saran, seperti saya sarankan pada artikel "SUSAH DAPAT TEMA SKRIPSI? CEK DI SINI!", awali dan akhiri ikhtiar ini dengan do'a dan sedekah. Selain itu, siapkan minimal tiga topik yang berbeda dari setiap tema yang dimiliki. Selain itu, pastikan topik Sahabat memenuhi syarat-syarat di bawah ini:
  1. Aktual.
  2. Unik.
  3. Orisinal, minimal sangat jarang diulas.
  4. Tidak bertentangan dengan tema.
  5. Sesuai dengan ketentuan akademik kampus.
Nah, akhirnya selesai dwilogi tugas akhir. Sebenarnya masih ada soal JUDUL SKRIPSI yang juga jadi masalah tersendiri. Akan tetapi, pembahasan soal judul tugas akhir membutuhkan banyak energi dan ulasan. Insya Allah akan saya cari saat tertepat untuk membahasnya. Semoga sedikit kajian ini bermanfaat bagi kita semua. Selamat malam, selamat membangun masa depan! Sampai jumpa pada kesempatan yang akan datang!

KLIK SELENGKAPNYA →

Selasa, 26 Mei 2015

SUSAH DAPAT TEMA SKRIPSI? CEK DI SINI! (Dwilogi Tugas Akhir Bagian 1)

Try to Get It cara mudah mendapatkan tema skripsi hukum mahasiswa fakultas hukum hukum hakam hakim hukamim
Try to Get It!
Selamat malam, Sahabat! Bagaimana kabar kalian? Sudah mulai menyusun keberhasilan untuk minggu ini? Insya Allah dalam kesempatan ini saya akan membagikan sedikit resep keberhasilan bagi Sahabat yang saat ini sedang sibuk berkutat dengan tugas akhir. Terutama golongan GaMa GaDul (Galau Tema, Galau Judul). Insya Allah bermanfaat!
*
Mahasiswa semester 5 dan 6 program kesarjanaan biasanya mulai panas dingin dengan satu kata keramat dalam kurikulum mereka: S-K-R-I-P-S-I. Skripshit, eh Skripsi! :D

Dan mahasiswa semester 7 dan 8 program kesarjanaan yang tidak mengobati "panas dingin" mereka di semester 5 sampai semester 6 biasanya akan masuk tahap GaMa GaDul. Kok bisa? Begini...

Secara khusus saya contohkan mahasiswa fakultas hukum. Semester 5 dan 6 pada umumnya menjadi tahap pancaroba dari Maba (mahasiswa baru) menjadi Mala (mahasiswa lama). Senioritas mulai terasa jelas. Bukan dalam artian dominasi kekuasaan, melainkan pada aspek akademis. Mahasiswa semester 5 dan 6 nyaris seluruhnya menempuh mata kuliah tingkat lanjut. Tak ada lagi mata kuliah pengantar atau dasar, semisal pengantar ilmu hukum atau pengantar hukum Indonesia. Hukum perbankan, hukum ekonomi, sampai dengan hukum perjanjian internasional menjadi santapan. Dua semester ini menjadi tahapan untuk menentukan kecenderungan skripsi yang akan mereka kerjakan. Singkat kata, semester 5 dan 6 menjadi saat-saat kreatif mahasiswa memikirkan gambaran skripsi yang akan mereka garap nantinya.

Pada saat mahasiswa menginjak semester 7, tugas akhir pun mulai mereka cantumkan dalam kartu rencana studi alias KRS. Sederet beban harus mulai mereka pikul sendiri mulai dari inisiatif tema skripsi sampai dengan revisi tugas akhir pascasidang pertanggungjawaban tugas akhir. Tahapan ini akan terhambat jika mahasiswa yang bersangkutan pada semester 5 dan semester 6 kurang awas dan kurang memikirkan kecenderungan bidang yang akan mereka angkat sebagai tugas akhir.  Gara-gara semester 5 dibuat hura-hura, semester 6 sibuk berdunia malam, maka pada semester 7 mereka terburu-buru dan persis semester 8 wisuda mereka pun tertinggal rekan-rekan yang lebih matang dalam melakukan persiapan. Tidak ingin hal seperti itu terjadi, bukan?

Artikel ini secara khusus saya tujukan pada Sahabat yang saat ini sedang "asyik" menjadi mahasiswa program sarjana semester 6 sampai dengan semester 8 perguruan tinggi manapun. Hambatan pertama mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan skripsi di awal langkah biasanya hanya dua hal: Malas dan Mamang. Malas tidak perlu dibahas karena sudah jelas. Mamang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan bingung. Mahasiswa tingkat akhir yang menjadi pangkal ke-mamang-an mereka, selain ongkos hidup dan biaya pendidikan, tentu saja soal tema skripsi mereka. Pertanyaan yang timbul pun cuma satu dan telak: Mau menyusun tentang apa?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut sebenarnya sangat mudah. Ada dua cara yang Sahabat bisa pilih, yaitu Cara Singkat atau Cara Tepat. Berikut penjelasan keduanya!

CARA SINGKAT
Cara Singkat untuk menentukan tema skripsi kita hanya membutuhkan satu keterangan, yaitu matakuliah apa yang paling kita kuasai dan kita minati. Misal, saya paling menguasai matakuliah Kejahatan Korporasi dan saya minat pada matakuliah tersebut. Dari keterangan ini, tema skripsi saya adalah HUKUM PIDANA KEJAHATAN KORPORASI.

Ada keuntungan dan kerugian dari cara ini. Keuntungannya, waktu yang dibutuhkan untuk menentukan tema relatif singkat. Kerugiannya, kita tidak memiliki gambaran secara jelas seputar kemampuan kita mengerjakan tema tersebut sebagai bahan skripsi kita.

CARA TEPAT
Yang dimaksud Cara Tepat adalah cara kita menentukan tema skripsi secara tepat agar sesuai dengan bakat, minat, dan cita-cita kita. Ada tiga langkah pokok yang harus dilakukan. Pertama, KENALI DIRI. Kedua, KENALI MIMPI. Ketiga, KENALI STRATEGI. Mau lebih jelas? Mari kita bahas secara ringkas!

KENALI DIRI
Bagian ini dimaksudkan agar Sahabat mengetahui segala hal tentang diri kalian sepenuhnya. Hal-hal yang harus digali dari tahap pertama ini ada dua komponen, yaitu Komponen Transendental dan Komponen Personal. Komponen Transendental berkenaan dengan aspek rohani. Sahabat harus menyadari siapa sebenarnya Sahabat di antara gugusan alam semesta ini, siapa Tuhan yang diyakini oleh Sahabat, dan apa tujuan Sahabat diciptakan dan ditakdirkan menjalani studi yang ditempuh saat ini.

Komponen Personal berkaitan dengan aspek pribadi Sahabat sendiri. Hal-hal yang harus disadari dari Komponen Personal adalah:

  1. Potensi yang dimiliki. Hal ini berkaitan dengan "sisi tersembunyi" yang positif, namun kita "belum bisa" menunjukkan dan memanfaatkannya karena suatu hal. Semisal, seorang anak introvert memiliki potensi menjadi konselor, namun belum terasah karena tidak memiliki sarana pengembangan yang baik. Bagian ini disadari umumnya oleh setiap individu, namun tidak dapat "dikeluarkan" oleh semua individu.
  2. Kemampuan atau bakat yang menonjol. Bagian ini dikaitkan dengan otak kanan dan kiri. Penjelasan lebih jauh soal kedua otak ini silahkan baca artikel di blog-blog lainnya.
  3. Status akademik terbaru. Minimal semester berapa, konsentrasi yang ditempuh, dan beban kredit yang terutang.
Setelah bagian ini terungkap, silahkan masuk tahap KENALI MIMPI.

KENALI MIMPI
Yang dimaksud KENALI MIMPI adalah upaya Sahabat untuk menggali target yang ingin diraih di masa depan. Setiap orang harus memiliki alasan mengapa dia menempuh pendidikan tinggi dengan jurusan atau konsentrasi tertentu. Seandainya pun mereka menempuhnya dengan alasan "salah alamat" (frase eufemistik dari "sekedar ikut-ikut teman"), mereka pasti punya target yang akan mereka raih setelah keluar dari kampus tempat mereka kuliah. Apa mimpimu? Apa targetmu? Apa yang ingin kamu raih? Apa yang ingin kamu bangun? Apa yang ingin kamu tunjukkan? Apa yang ingin kamu menangkan? Satu jawaban cukup untuk menyelamatkan Sahabat dari ancaman Sindrom Skripsi Tak Ter-acc (sebuah sindrom akut yang timbul karena mahasiswa tidak segera menyelesaikan skripsinya sehingga tidak mendapat ijin pembimbing untuk sidang skripsi.pen).

KENALI STRATEGI
Terakhir, Sahabat harus tahu taktik terbaik untuk segera menyelesaikan skripsi. Bahan pertimbangan dari bagian ini berasal dari hasil analisis KENALI DIRI Sahabat di tahap pertama, khususnya bagian Kemampuan atau Bakat. Dalam penelitian hukum, ada jenis penelitian hukum normatif dan ada pula jenis penelitian hukum empiris. KENALI STRATEGI berkaitan dengan kedua jenis penelitian hukum ini. Adapun strategi yang saya maksud di bagian ini meliputi Strategi Minat, Strategi Waktu, dan Strategi Biaya.
Bagi Sahabat yang cenderung tertutup alias introvert, memiliki kecemerlangan dalam analisa hukum, dan kutu buku, jenis penelitian hukum normatif adalah strategi awal yang jitu. Sebaliknya, bagi Sahabat yang suka bertemu orang-orang baru, suka berdiskusi, dan paling suka dengan tetek bengek wawancara, silahkan pilih penelitian hukum empiris. Inilah Strategi Minat.
Untuk Strategi Waktu, bagi Sahabat yang berada "di ujung tanduk" antara lain sudah ditodong ancaman drop out karena hampir lewat 14 semester, didesak tuntutan karir atau rumah tangga, dan sebagainya, pilih penelitian hukum normatif karena cenderung "hanya" membutuhkan literatur yang bisa didapat mulai dari perpustakaan sampai kanal online. Sebaliknya, Sahabat yang memiliki celah waktu lebar dan ingin mengembangkan sisi praktis hukum (law in action), ada baiknya ambil penelitian hukum empiris. Tantangan penelitian ini lebih banyak pada aspek prosedural lokasi penelitian yang cenderung membutuhkan waktu berminggu-minggu.
Strategi terakhir adalah Strategi Biaya. Tidak jauh berbeda dengan Strategi Waktu, bagi Sahabat dengan alokasi dana pas-pasan, pilih saja penelitian hukum normatif. Alokasi biaya mayoritas dianggarkan pada ongkos transportasi atau akses bahan hukum jika terpaksa membeli buku. Penelitian hukum empiris cenderung membutuhkan anggaran lebih disebabkan banyaknya pihak yang membutuhkan penjelasan dan gambaran penelitian kita. Anggaran yang paling menonjol dalam penelitian hukum empiris adalah ongkos bahan bakar atau transportasi dan penggandaan proposal hingga daftar pertanyaan (kuesioner).

Lalu, jika ketiganya sudah ditemukan jawabannya, bagaimana menentukan tema skripsi kita? Berikut ilustrasinya.
Sebut saja namanya DODO. Dari ketiga aspek Kenali, berikut uraiannya:
1. KENALI DIRI
- Dodo memiliki bakat tersembunyi sebagai public speaker atau tutor.
- Kemampuan menonjol Dodo adalah olahraga, debat, analisis, dan menulis.
- Saat ini Dodo tercatat mahasiswa semester 8 fakultas hukum konsentrasi hukum ekonomi dan bisnis serta tidak memiliki tunggakan kredit semester.
2. KENALI MIMPI
Dodo sangat ingin melihat orang tuanya bangga ketika dia menjadi direktur bank syariah di usia kurang dari 40 tahun.
3. KENALI STRATEGI
Dodo lebih suka menganalisis kuesioner daripada pasal-pasal peraturan perundang-undangan. Dia ditargetkan lulus maksimal semester 10 oleh ayah dan ibunya. Selain itu, tidak ada hambatan finansial.
Dari uraian data ini, sudah jelas dapat disimpulkan bahwa kriteria tema skripsi Dodo adalah sebagai berikut:
a. Berada dalam kerangka hukum ekonomi dan bisnis.
b. Berkaitan dengan bank syariah atau ekonomi syariah.
c. Termasuk penelitian hukum empiris.
Tema penelitian skripsi Dodo adalah PERBANKAN SYARIAH, EKONOMI SYARIAH, atau JAMINAN PEMBIAYAAN SYARIAH. Ketiganya termasuk dalam matakuliah hukum perbankan dan hukum perbankan syariah. Kedua matakuliah tersebut menjadi bagian atau terkait dengan konsentrasi hukum ekonomi dan bisnis. Dengan demikian, tema yang mengakomodasi kepentingan dan keinginan Dodo adalah Perbankan Syariah, Ekonomi Syariah, dan/atau Pembiayaan Syariah.
Gampang, bukan? Seperti Cara Singkat, ada keuntungan dan kerugian yang diperoleh dari Cara Tepat. Keuntungan dari cara ini adalah gambaran utuh mengenai potensi dan kemampuan kita, diperolehnya tema skripsi yang menunjang bagi karir kita ke depan, dan tergambarnya taktik penyelesaian skripsi secara efektif dan efisien. Kerugian dari Cara Tepat cuma dua, yaitu tidak hemat waktu dalam penelusurannya dan cenderung bertele-tele. Akan tetapi, hal ini lebih baik mengingat manfaat ke depan yang lebih tertata jika tema skripsi kita sejalan dengan keinginan karir kita nantinya. Hal ini memudahkan dari sisi akademis terkait syarat akademik formal.
*
Nah, bagaimana sudah siap mencoba menggali tema terbaik? Saran saya, awali dan akhiri kegiatan mencari tema skripsi Sahabat dengan do'a dan sedekah. Saya sudah mencobanya sendiri dan alhamdulillah berbagai tema mengalir dan nyaris semuanya diterima oleh kepala bagian hukum perdata saat itu. Khusus sedekah, tidak harus bernilai besar. Yang terpenting berhati ikhlas yang besar. Setuju?

Lalu, setelah tema didapat, bagaimana menemukan topik yang tepat? Insya Allah akan saya bahas pada artikel selanjutnya. Sampai jumpa.

KLIK SELENGKAPNYA →

Senin, 25 Mei 2015

WORO-WORO!

penting you must know about this guys seriously serius anda harus tahu tentang ini kawan hukum hakam hakim hukamim woro woro
Penting!
Beberapa bulan terakhir, saya sebagai administrator situs pribadi HUKUM HAKAM HAKIM melakukan kegiatan evaluasi internal terkait aktifitas saya melalui situs tersebut. Sehubungan dengan kegiatan evaluasi tersebut, ada beberapa hal saya peroleh dan akan saya umumkan dalam kesempatan ini.
Pertama, sebagai situs pribadi yang berorientasi pada publikasi bahasan dan kajian hukum, sebisa mungkin setiap bagian dari situs ini saya rancang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
Kedua, dalam rangka memenuhi hal pertama, setiap gambar, sumber penulisan, dan segala sesuatu yang digunakan dalam setiap artikel terpublikasi akan dituliskan pemilik atau sumber informasi yang digunakan.
Ketiga, melalui publikasi ini, saya sebagai administrator situs ini memberitahukan dua hal, yaitu:
  1. Akan dilakukan penambahan pokok bahasan dengan tag "KULIAH", "KARIR", dan "DI BALIK KISAH." Bagian "KULIAH" ditujukan untuk setiap publikasi yang berkaitan dengan tips yang terkait dengan status sosial sebagai mahasiswa. Sementara itu, tag "KARIR" digunakan untuk setiap publikasi yang berkaitan dengan dunia kerja, mulai dari tips memilih karir sampai dengan pengalaman di dunia kerja. Terakhir, tag "DI BALIK KISAH" ditujukan pada publikasi saya yang berkaitan dengan latar belakang dalam keputusan menempuh atau memilih suatu hal.
  2. Akan dilakukan perubahan sapaan kepada pengunjung situs pribadi ini.

Keempat, dilakukan perubahan tag "PEGALAMAN PRIBADI" menjadi tag "PENGALAMAN PRIBADI." Hal ini sepenuhnya disebabkan kelalaian saya sebagai penulis dan pengungggah setiap artikel tersebut.
Kelima, disebabkan tuntutan untuk evaluasi dan program peningkatan kemampuan pribadi (personal competency upgrading program), dengan ini saya mengumumkan bahwa HUKUM HAKAM HAKIM akan sedikit mengalami pengurangan intensitas publikasi. Insya Allah saya tetap akan menyediakan publikasi baru paling sedikit satu bulan sekali.

Demikian pemberitahuan ini saya berikan. Jika para pembaca memiliki kritik dan saran, terutama terkait konten artikel terpublikasi, silahkan cantumkan pada kolom komentar yang tersedia atau silahkan hubungi saya melalui email dan sosial media sebagai berikut:

KLIK SELENGKAPNYA →

Jumat, 22 Mei 2015

6 Days to JJM: Ada Bursa Kerja di IAIN Jember

promosi jjm 2015 jember job market dua ribu lima belas 2015 kampus institut agama islam negeri jember tanggal 28 mei 2015
Promosi JJM 2015
Apa kabar, Rekan-rekan Pembaca? Sehat? Ada rencana liburan hebatkah untuk esok hari? Sebelum sibuk dengan rencana liburan terhebat Rekan-rekan Pembaca, sudah tahu info bursa kerja terbaru? Yap. Kali ini bursa kerja hadir di bumi Jember. Tahu? Jika belum, simak info berikut ini:
JEMBER JOB MARKET (JJM)

Pemerintah Kabupaten Jember bekerja sama dengan DEMA IAIN Jember.

Aula IAIN Jember Jalan Jum'at Nomor 94 Kaliwates, Jember
Kamis, 28 Mei 2015
Pukul 08.00 sampai dengan Selesai


G-R-A-T-I-S

Dihadiri 30 Perusahaan dengan Ragam Lowongan yang Tersedia

Rekan-rekan Pembaca membutuhkannya? Atau mungkin saudara, sahabat, atau sekedar followers Rekan-rekan Pembaca ada yang membutuhkannya? Tunggu apa lagi? Silahkan broadcast informasi ini kepada mereka.

Sebelumnya informasi ini sudah lama saya peroleh dari baliho-baliho yang bertebaran di Kota Jember. Kesibukan dan keterbatasan kesempatan untuk membagikan informasi ini menjadi kendala cukup berat akhir-akhir ini. Sebagai tambahan, walaupun tiket masuk diinformasikan gratis, ada baiknya Rekan-rekan Pembaca yang akan hadir menyediakan sedikit uang untuk keperluan parkir kendaraan. Umumnya sebesar Rp. 2.000,00. Butuh informasi lain seputar bursa kerja? Silahkan baca artikel dengan tag "Bursa Kerja (Job Fair)"!

Untuk Rekan-rekan Pembaca yang tidak tahu lokasinya, ikuti petunjuk di bawah ini:
  1. Dari Arah Surabaya dan Lumajang: Patokan Terminal Tawangalun. Ikuti jalan ke arah kota Jember. Ada perempatan Mangli, lurus. Kurang lebih dua kilometer di sisi kanan jalan ada Kantor Polsek Kaliwates. Silahkan putar balik di U-turn terdekat dan kembali ke sisi Kantor Polsek Kaliwates. Di sebelah barat Kantor Polsek Kaliwates ada jalan ke kiri, maka ikuti jalan tersebut kurang lebih 1,5 kilometer dan ada pintu gerbang masuk IAIN Jember.
  2. Dari Arah Bondowoso: Patokan Terminal Arjasa. Ikuti jalan utama ke arah alun-alun Kota Jember. Sampai di alun-alun, terus ke arah selatan melewati kawasan perkantoran dan pertokoan Jalan Ahmad Yani, lalu belok kanan ke arah Jalan Trunojoyo (jalan menuju Gramedia dan Golden Market). Sampai di perempatan Pasar Tanjung, silahkan lurus sampai di pertigaan depan KFC lalu belok kiri ke arah Jalan Gajahmada. Perjalanan mengikuti jalur utama sekitar 5 kilometer. Nanti ada pertigaan berlampu merah. Di sisi kiri ada supermarket Carefour di seberang jalan sebelah kanan ada Hotel Bandung. Silahkan terus sampai ada Kantor Polsek Kaliwates. Tepat di sebelah barat Polsek Kaliwates ada jalan ke arah kiri. Silahkan ikuti jalan tersebut dan masuklah lewat gerbang masuk kawasan kampus IAIN.
  3. Dari Arah Banyuwangi: Patokan Terminal Pakusari. Ikuti jalan ke arah barat menuju Gladak Kembar. Kurang lebih 5 kilometer dari Terminal Pakusari akan ada perempatan. Ke kiri jurusan Tegalbesar, sedangkan ke kanan menuju Gladak Kembar. Ambil jalan ke kanan lalu menuju Jalan Trunojoyo (jalan menuju Gramedia dan Golden Market). Sampai di perempatan Pasar Tanjung, silahkan lurus sampai di pertigaan depan KFC lalu belok kiri ke arah Jalan Gajahmada. Perjalanan mengikuti jalur utama sekitar 5 kilometer. Nanti ada pertigaan berlampu merah. Di sisi kiri ada supermarket Carefour di seberang jalan sebelah kanan ada Hotel Bandung. Silahkan terus sampai ada Kantor Polsek Kaliwates. Tepat di sisi barat Polsek Kaliwates ada jalan ke arah kiri. Ikuti jalan tersebut. Masuklah lewat gerbang masuk kawasan kampus IAIN.
Jember Job Market 2015 kampus iain jember
Jember Job Market 2015
Bagaimana dengan bursa kerja di Bondowoso? Ada? Tunggu artikel selanjutnya!

Sumber Dokumentasi:
KLIK SELENGKAPNYA →

Kamis, 30 April 2015

MIND-LAW : Hukum atau Kemanusiaan?

Pilih Mana antara menegakkan hukum atau kemanusiaan
Pilih Mana?
Sebagai manusia, kita selalu berpikir. Dan sebagai orang yang bisa berpikir, maka kita bertanya. Akan tetapi, tidak semua pertanyaan kita bisa terjawab dengan mudah, semudah kita berpikir dan bertanya. Hal ini sering kita temukan di rimba belantara hukum yang melekati hidup kita.

Paling sederhana: pilih mana antara tegaknya hukum dan kemanusiaan?

Dalam kasus Mary Jane terpidana mati asal Filiphina terkait penyelundupan narkotika, mana yang kita pilih: terlaksananya hukuman mati atau menundanya mengingat Mary Jane adalah "korban" cukong narkotika internasional?

Lainnya, pelanggaran tata ruang dan tata wilayah. Mana yang kita pilih: menciptakan taman kota yang indah atau menciptakan ruang berusaha bagi pedagang yang ada disana?

Tak usah terlalu jauh. Pilih mana? Setiap pencurian harus dikenakan hukuman sesuai norma atau penguntit kakao tua dilepaskan mengingat usia dan kemiskinannya?

Ada banyak pertanyaan di kepala kita. Ada banyak kegelisahkan di jiwa kita. Masalahnya, tidak semuanya terjawab dan terselesaikan dengan mudah.

Ada banyak "ketimpangan" bagi kita yang hidup di atas "ketimpangan" lainnya. Seorang bapak mengangkut rerumputan melebihi kapasitas DI ATAS JOK sepeda motornya. Ada tiga pelanggaran yang secara simpel bisa kita temukan pada mereka secara umum: tidak mengenakan helm, tidak memperhatikan batas kecepatan, dan tidak melihat keselamatan pengguna jalan lainnya. Tengok saja dari lebar kendaraan mereka setelah ditambah tumpukan rerumputan tersebut? Nyaris separuh jalan, bukan? Mana yang kita pilih: keterjaminan perutnya dengan kegiatan rutinnya tersebut atau keterjaminan nyawa pengguna lainnya?

Persoalan demi persoalan memancing polemik demi polemik. Kita tidak bisa berdiri di atas batu kemanusiaan dengan mengenyampingkan kerikil-kerikil hukum. Akan tetapi, kita tidak bisa pula bersauh di atas gelombang hukum dengan menutup mata pada buih-buih kemanusiaan. Sekecil apapun itu: keduanya tetap ada!

Tidak mudah menegakkan hukum. Nyaris dua dekade kita bersorak dengan nama reformasi, sudahkah jiwa kita reformis? Hukum selalu dikalahkan kemanusiaan. Kemanusiaan seringkali diabaikan hukum. Atau jangan-jangan, kebodohan kita yang mencurangi keduanya? Entahlah. Sampai tulisan ini saya akhiri, saya belum bisa mengerti, mana yang harus kita pilih: hukumkah... atau kemanusiaan? Atau keduanya? Atau tidak keduanya? Lalu?

Atau... untuk inikah ada yang namanya keadilan? Keadilan seperti apa?

Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi
KLIK SELENGKAPNYA →

Rabu, 29 April 2015

MENGHITUNG HARI : JOB FAIR UNIVERSITAS JEMBER SESI I ^^

Benar-benar bulan yang penuh dengan kesempatan. Baru kemarin Hotel Aston menjadi tempat dihelatnya bursa kerja oleh Job For Career seperti yang pernah saya kunjungi di Kartini Imperial Building Malang, beberapa hari ke depan agenda serupa akan hadir lagi di Kota Jember. Dimana?

One Step to Destiny Selangkah Menuju Takdir Kita spanduk bursa kerja job fair sesi I universitas jember gedung soetardjo tanggal 4 dan 5 mei 2015 jalan kalimantan nomor 37 kampus tegalboto
Selangkah Menuju Takdir Kita
Selamat malam, Rekan-rekan Pembaca! Semoga sehat dan senantiasa diberikan kemudahan hidup bagi Rekan-rekan Pembaca sekalian. Pada kesempatan ini, saya ingin menginformasikan agenda bursa kerja yang akan dilaksanakan di pekan awal bulan Mei nanti. Ingin tahu? Simak berikut ini:

JOB FAIR

UNIVERSITAS JEMBER


Sesi I | 4-5 Mei 2015
Gedung Soetardjo
Jalan kalimantan Nomor 37, Kampus Tegalboto

Pameran - Presentasi Perusahaan
Wawancara - Rekrutmen Tenaga Kerja

Info Lanjut:
LP3 Unej (0331) 324 088
Agung Budi, M.Si 0822 3060 2528
Diah Ambar, S.E 085 259 345 007

Terbuka Untuk Umum, Lulusan SMA/SMK/D3/D4/S1, & Mahasiswa

Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pendidikan (LP3)
Universitas Jember
Jalan Kalimantan No. 37, Ged. SAC - Campus Center, Jember 68121
Telp/Fax: (0331) 324 088, http://lp3.unej.ac.id, email: lp3@unej.ac.id

Sudah siap memasukkan lamaran? :) Sejauh ini tidak ada informasi tambahan seputar waktu kegiatan dan profil perusahaan peserta. Untuk HTM, tidak berbeda dengan kegiatan sebelumnya, insya Allah, kegiatan kali ini "hanya" memungut tarif sebesar Rp. 25.000,00.

Ada beberapa saran tambahan yang tidak pernah saya berikan pada artikel-artikel sebelumnya terkait "etika" memasukkan lamaran kepada suatu perusahaan. Berdasarkan informasi yang saya dapat dari salah seorang perwakilan perusahaan dalam kegiatan Job For Career di Hotel Aston kemarin, ada satu kebiasaan yang membuat berkas lamaran seseorang dieliminasi sebelum dibaca. Apa itu? TERLALU TEBAL!

Yang dimaksud terlalu tebal adalah terlalu banyaknya dokumen terlampir di dalam berkas surat lamaran kita. Lazim kita temui atau kita lakukan dalam setiap memasukkan lamaran kepada suatu perusahaan, berbagai dokumen penunjang mulai dari daftar riwayat hidup sampai dengan piagam penghargaan kita lampirkan ke dalam satu berkas. Menurut logika kita hal ini baik, namun tidak dengan tim HRD.

Berkas yang terlalu tebal secara psikologis dianggap membebani kinerja mereka dalam mensortir pelamar kerja. Hal ini menjadikan mereka enggan memeriksa dan membaca surat lamaran kita dalam hal berkas lamaran kita terlalu tebal. Oleh karenanya, ada beberapa hal yang harus dipastikan sebelum kita memutuskan akan memberikan dokumen terlampir atau tidak. Berikut hal-hal yang wajib kita pastikan tersebut:
  1. Baca dengan Baik Petunjuk Pengiriman Lamaran. Di akhir sebuah iklan lowongan biasanya tercantum berkas tersebut harus dikirimkan secara online atau via pos atau bahkan walk in inteview. Hal ini berpengaruh pada kuantitas dokumen atau ukuran file untuk kita kirimkan. Semisal, jika dikirim melalui surat elektronik, mana yang lebih membebani tim HRD: berkas lamaran dengan ukuran file 100KB atau berkas lamaran berukuran 1MB? Hal ini diterangkan dalam iklan tersebut pada umumnya.
  2. Baca dengan Teliti Kelengkapan Berkas. Ada perusahaan yang hanya meminta surat lamaran dan CV (curriculum vitae, daftar riwayat hidup). Akan tetapi, tak jarang pula yang meminta berkas lengkap, termasuk ijazah dan transkrip nilai hingga surat referensi kerja. PATUHI KEMAUAN PERUSAHAAN! Ini saran yang saya dapat kemarin. Kelebihan atau kekurangan berkas pada surat lamaran kita berakibat pada menumpuknya berkas lamaran kita di tempat sampah perusahaan.
  3. Baca dengan Detail Kualifikasi Pelamar. Hal ini saya dengar dari perwakilan perusahaan sebuah bank. Pelamar yang nekad memasukkan lamaran tanpa kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan berakibat pada "peringatan dini" yang diberikan perusahaan pada data diri pelamar. Semisal, perusahaan A membutuhkan karyawan baru dengan pendidikan minimal S1 DAN pengalaman kerja minimal 1 tahun. Seorang bernama B adalah seorang diploma tanpa memiliki pengalaman. Jika B nekad memasukkan lamaran kepada perusahaan A, otomatis perusahaan tersebut akan menyingkirkan B dari antrian berkas BAHKAN (pada beberapa perusahaan), nama B akan dimasukkan ke dalam "daftar abu-abu" pelamar kerja. Hal ini disebabkan yang bersangkutan dianggap mempersulit perusahaan dengan menambah durasi kegiatan sortir berkas pelamar kerja. Daftar tersebut bisa dihapus dalam hal perubahan manajemen perusahaan atau pergantian peraturan perusahaan soal rekrutmen tenaga kerja.

Selain itu, belajar dari pengalaman kemarin, ada satu peluang besar bagi kita yang tidak memiliki kualifikasi tertentu dalam suatu lowongan. Peluang tersebut bernama PENGALAMAN.

proposal bursa kerja job fair sesi I universitas jember gedung soetardjo tanggal 4 dan 5 mei 2015 jalan kalimantan nomor 37 kampus tegalboto
Siap Tempur?!
Beberapa stan perusahaan yang saya kunjungi memberikan kesempatan berkarir bagi pelamar kerja di luar kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan dengan syarat MEMILIKI PENGALAMAN KERJA YANG CUKUP. Sebagai contoh, sebuah perusahaan membutuhkan kualifikasi D3 Sekretaris untuk posisi sekretaris direktur. Dalam hal ada pelamar kerja dengan pendidikan terakhir D3 Akuntansi yang memiliki pengalaman menjadi sekretaris untuk beberapa tahun (minimal setahun), hal ini tidak menutup kesempatan memasukkan berkas lamaran. Oleh karena itu, SEMPURNAKAN SURAT LAMARAN DAN CV Rekan-rekan Pembaca. Masukkan semua pengalaman yang Rekan-rekan Pembaca miliki sepanjang ada kaitan dengan posisi yang dilamar. Ingat, satu dim lampu kendaraan di siang hari dapat menarik perhatian pengendara di depannya. Demikian pula satu pengalaman kecil bisa jadi menarik minat tim HRD untuk menginterview awal kita. Sepanjang surat lamaran dan CV kita TIDAK LEBIH DARI 2 (DUA) LEMBAR KERTAS FOLIO, silahkan berkreasi!

Tunggu apa lagi? Segeralah Rekan-rekan Pembaca mempersiapkan diri! Sudah tak sabar menyandang status sebagai seorang karyawan, bukan? Sampai jumpa!

Catatan: Seperti yang sudah-sudah, bagi yang berminat di dunia sales & marketing, inilah saatnya! Hati-hati perusahaan abal-abal!

Sumber Gambar   : Dokumentasi Pribadi & LP3 Unej
Sumber Informasi : LP3 Unej.
KLIK SELENGKAPNYA →

Jumat, 17 April 2015

JOB FOR CAREER : BURSA KERJA ADA LAGI! (SURABAYA & JEMBER)

Selamat malam, Rekan-rekan Pembaca! Apa kabar? Semoga sehat selalu.

job for career bursa kerja di jx international expo surabaya dan hotel aston jember tanggal 24 sampai 25 april 2015 dan tanggal 28 sampai 29 april 2015 oleh jawa pos dan hukum hakam hakim
Cari Kerja plus Jodoh?
Malam ini ada update informasi terbaru buat Rekan-rekan Pembaca yang sedang sibuk membolak-balik kolom lowongan di koran. Sudah tahu ada bursa kerja di Surabaya dan Jember akhir bulan nanti? Belum? Simak info berikut ini:

BURSA KERJA NASIONAL TERBAIK & TERPERCAYA

Dibuka Lowongan Kerja Oleh Perusahaan-Perusahaan Berskala Nasional & Multinasional

Surabaya, 24-25 April 2015 di JX International Expo Jalan Ahmad Yani Nomor 99 @09.00-16.00 WIB

Jember, 28-29 April 2015 di Hotel Aston Jember Jalan Sentot Prawirodirjo - Kaliwates @09.00-16.00 WIB

Partcipants Surabaya:
  • PT. Bank BCA Tbk.
  • PT. Permodalan Madani Nasional (PNM)
  • PT. Wismilak Inti Makmur Tbk.
  • PT. Dharma Satya Nusantara Tbk.
  • PT. Erajaya Swasembada Tbk.
  • PT. Smartfren Telecom Tbk.
  • PT. Sejati Group
  • PT. Satria Wicaksana Sejati
  • PT. ISS Indonesia
  • PT. Fastrata Buana (Kapal Api)
  • PT. Platinum Ceramics
  • PT. Mega Global Food Industry
  • PT. Satria Tugu Trans Citra
  • PT. Timur Megah Steel
  • PT. Gramaron Group
  • PT. MUGI
  • PT. K24 Indonesia
  • PT. Sutindo Group
  • PT. Multirasa Nusantara
  • PT. Archikon Wiratama
  • PT. Lanson Group
  • PT. Rifan Financindo, dan masih banyak lainnya

Participants Jember:
  • PT. Bank CIMB Niaga Tbk.
  • PT. Astra International - TSO Auto 2000
  • PT. SNS - Garuda Food
  • PT. Fastrata Buana (Kapal Api)
  • PT. Sejati Group
  • PT. Satria Tugu Trans Citra
  • PT. ISS Indonesia
  • PT. Smartfren Telecom Tbk., dan masih banyak lagi lainnya

Persyaratan:
  1. Surat Lamaran.
  2. CV atau Daftar Riwayat Hidup.
  3. Fotokopi ijazah, KTP, dan pas foto ukuran 3x4 dan 4x6.
  4. Pendidikan min. SMA/SMK sampai dengan S1 segala jurusan.
  5. Untuk pria dan wanita berusia maksimal 35 tahun.

Info Lebih Lanjut:
Surabaya  : 081 905 690 537 / 2ACDD2B6
Jember     : 085 945 794 221 / 2B6F5292

Bagaimana? Siap untuk berpartisipasi? Tunggu apa lagi? Jangan lupa siapkan baik-baik!

Informasi ini saya peroleh dari Harian Jawa Pos Edisi Jum'at, 17 April 2015. Iklan lowongan ini dapat dijumpai di lembar Nusantara halaman 14 dan Radar Jember lembar Jember Sekitar halaman 2. Tidak ada informasi detil mengenai penyelenggara kegiatan bursa kerja ini sebagaimana dilakukan oleh PM Organizer pada kegiatan Bursa Kerja V 2015 di Gedung Zainuri Unmuh Jember lalu. Akan tetapi, melihat desain iklan dan tipografi yang digunakan, bisa jadi penyelenggara kegiatan ini serupa dengan kegiatan bursa kerja yang kali pertama saya datangi di Kartini Imperial Building Malang beberapa bulan lalu. Jika benar demikian, ada beberapa tips yang bisa saya berikan:
  1. Berpakaian yang baik dan sopan. Kenakan celana kain berwarna gelap untuk menunjukkan kesan profesional dan bagian atas berupa kemeja. Kaos berkrah juga dapat dikenakan, namun akan mengurangi kesan profesional kita. Tidak perlu berdasi dan berjas. Pengalaman pada kegiatan di Kartini Imperial Building yang lalu akan menjadikan kita "hiburan" jika mengenakan pakaian seformal itu.
  2. Rekan-rekan Pembaca yang memiliki sense, soul, atau minat di dunia sales and marketing, inilah kesempatan untuk kalian! Pada kegiatan yang lalu, beberapa bank seperti Bank Mandiri memberikan kesempatan bagi Rekan-rekan Pembaca yang ingin berkarir di dunia sales and marketing.
  3. Siapkan biaya tiket sebesar Rp. 25.000,00 (Dua puluh lima ribu rupiah) per orang per hari dan tarif parkir Rp. 2.000,00 (Dua ribu rupiah).
  4. Siapkan blangko (form) surat lamaran. Untuk memudahkan, silahkan kosongkan bagian tujuan surat dan posisi yang dilamar. Siapkan minimal 5 bundel dokumen (khusus yang berminat di dunia sales and marketing) terdiri dari surat lamaran, CV (daftar riwayat hidup), ijazah, transkrip nilai, dan pas foto.
  5. Siapkan minimal dua alat tulis. Benda itu akan Rekan-rekan Pembaca gunakan (sedikitnya) untuk mengisi lembar isian yang disediakan panitia, meliputi data diri Rekan-rekan Pembaca secara ringkas, sumber informasi kegiatan tersebut, dan kritik atau saran.

That's all the suggestions from me. I hope those can help you to get your destiny on that event. Hampir lupa, selalu saya ulang-ulang setiap kali artikel soal bursa kerja saya rilis. WASPADALAH! Jangan sampai masuk JEBAKAN BATMAN!

Sampai jumpa di kesempatan yang akan datang!

Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi & Jawa Pos Radar Jember
Sumber Informasi : Harian Jawa Pos Edisi Jum'at, 17 April 2015.
KLIK SELENGKAPNYA →

Kamis, 16 April 2015

Law's Quote Today [Catatan 03]

"Keadilan tidak dapat ditegakkan hanya dengan peraturan."

"Keadilan adalah jantung kehidupan dan kebenaran adalah nafasnya."

"Andaikata keadilan tidak pernah ada, niscaya matahari dan bulan pun tak perlu ada."

"Belajarlah keadilan pada sang waktu! Siapapun kamu, waktu akan datang dan berlalu."

"Tegakkan keadilan dan kebenaran dari diri kita sendiri."


- Anggarian Andisetya -

(Bondowoso, 12 April 2015)
KLIK SELENGKAPNYA →

Selasa, 14 April 2015

MAU DAFTAR BPJS KESEHATAN? GAMPANG KOK! (Pengalaman Pribadi)

Jumpa lagi di hari yang indah ini!

Pada kesempatan yang insya Allah diberkahi Allah swt. ini, saya ingin sedikit berbagi pengalaman mendaftar sebagai peserta salah satu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial alias BPJS yang beberapa hari lalu saya lewati sendiri tahap demi tahap. Tepat tanggal 9 April lalu, saya resmi tercatat sebagai peserta BPJS Kesehatan. Setelah memakan waktu beberapa jam (walau secara faktual saya mulai melakukan pengurusan tanggal 8 April 205 karena faktor saya pribadi), akhirnya saya resmi tercatat di database lembaga penyelenggara jaminan kesehatan tersebut. Dua hari berinteraksi dengan institusi tersebut memberikan banyak pengalaman pada saya. Termasuk sebuah kesimpulan besar: MASIH BANYAK YANG BELUM TAHU MEKANISME PENDAFTARAN BPJS KESEHATAN. Lalu, bagaimana sejatinya jika kita ingin terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan? Insya Allah akan saya jelaskan seringkas dan seterang mungkin pada artikel ini.

Sebelumnya, lebih baik kiranya jika saya informasikan beberapa hal penting mengenai BPJS Kesehatan. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (UU SJSN) dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (UU BPJS), negara diberi kewajiban untuk menyelenggarakan sebuah sistem jaminan sosial yang bersifat nasional dan membentuk "sebuah" institusi menyelenggarakan sistem tersebut. Terbentuklah kemudian Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS. Menurut UU BPJS, institusi ini-BPJS-dibedakan menjadi dua, yaitu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Kesehatan lahir dari transformasi PT. Asuransi Kesehatan alias PT. Askes. Disebabkan regulasi yang berlaku, berubahlah wajah Askes menjadi BPJS Kesehatan. Demikian pula BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi nama baru dari PT. Jaminan Sosial Tenagakerja atau PT. Jamsostek. Dengan berbagai perbincangan dan perdebatan di masa lalu, sampailah kepada kita saat ini BPJS Kesehatan dengan berbagai dinamikanya.

Kita mengerucut pada BPJS Kesehatan. Dalam kedua undang-undang tersebut di atas, sifat jaminan sosial kesehatan adalah nasional dan imperatif. Bersifat nasional karena jaminan sosial kesehatan berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia tanpa memperhatikan suku, agama, ras, gender, dan penggolongan lainnya. Bersifat imperatif karena undang-undang MEWAJIBKAN SETIAP WARGA NEGARA INDONESIA mendaftarkan dirinya sebagai peserta BPJS Kesehatan. Hal ini dapat dilihat pada Pasal 4 huruf g jo. Pasal 13 UU SJSN jo. Pasal 4 huruf g jo. Pasal 14 jo. Pasal 15 Ayat (1) jo. Pasal 16 Ayat (1) UU BPJS.

Khusus sifat kedua, undang-undang sudah menegaskan pengklasifikasian peserta BPJS Kesehatan menjadi dua, yaitu 1) Warga Negara Indonesia yang didaftarkan oleh negara, dan 2) Warga Negara Indonesia yang mendaftarkan diri secara mandiri. Kelompok pertama kepesertaannya didaftarkan oleh negara dan iurannya ditanggung oleh negara melalui anggaran pendapatan belanja negara (APBN). Kelompok pertama ini terklasifikasi ke dalam klas III. Sementara itu, kelompok pertama kepesertaannya diwajibkan untuk mendaftarkan diri secara aktif dengan mendatangi gerai atau kantor BPJS Kesehatan terdekat. Kelompok kedua ini dapat memilih layanan fasilitas rawat klas I, klas II, atau klas III.

Bicara mengenai klas dalam BPJS Kesehatan, walau terkesan diskriminatif, namun hal ini masuk akal mengingat ada perbedaan tarif premi (iuran) yang WAJIB dibayar setiap peserta setiap bulannya (KECUALI PESERTA DALAM KELOMPOK PERTAMA). Sampai dibuatnya artikel ini, ketentuan premi BPJS Kesehatan adalah sebagai berikut:
  1. Untuk klas I, besaran premi adalah Rp. 59.500,00 per orang per bulan.
  2. Untuk klas II, besaran premi adalah Rp. 42.500,00 per orang per bulan.
  3. Untuk klas III, besaran premi adalah Rp. 25.500,00 per orang per bulan.
Besaran premi tersebut menunjukkan hak peserta dalam layanan kesehatan. Lebih sederhana dapat kita simak pada pelayanan rawat inap. A adalah peserta klas III. Setiap bulan si A WAJIB membayar sebesar Rp. 25.500,00 kepada BPJS Kesehatan. Sebagai imbalannya, dalam hal A membutuhkan rawat inap, maka A berhak memperoleh layanan rawat inap di klas III dengan biaya-biaya tertentu ditanggung oleh BPJS Kesehatan, seperti biaya kamar rawat, infus, obat-obatan tertentu, dan biaya-biaya lainnya.

Harus disadari bahwa tidak segalanya bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Setiap klas memiliki batas atas dan batas bawah layanan yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan sebagai lembaga yang melaksanakan jaminan sosial kesehatan. Batasan layanan dan obat-obatan yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan diatur oleh pemerintah melalui regulasi yang ada.

Nah, cukup "sekelumit" uraian soal BPJS Kesehatan. Lalu, bagaimana prosedur pendaftaran kepesertaan BPJS Kesehatan? Berikut tahapannya berdasarkan pengalaman saya pribadi:

1. Datangi Kantor BPJS Kesehatan di kota Rekan-rekan Pembaca dan minta formulir peserta. Penjelasannya sebagai berikut:
Siapkan 1 (satu) lembar fotokopi Kartu Tanda Penduduk yang masih berlaku, 1 (satu) lembar fotokopi Kartu Keluarga, 1 (satu) lembar fotokopi rekening tabungan, 1 (satu) lembar pas foto ukuran 3x4, dan uang premi. Sesuai pengalaman, saya datang ke Kantor Layanan Operasional BPJS Kesehatan Bondowoso pada tanggal 8 April 2015. Dari petugas yang ada, saya diberitahu bahwa saya harus mendaftarkan anggota keluarga saya yang lain. Artinya, seorang peserta harus mendaftarkan SEMUA ANGGOTA KELUARGA yang TERDAFTAR dalam KARTU KELUARGAnya. Karena anggota keluarga saya yang lain sudah tertanggung di dalam layanan asuransi kesehatan ibu saya sebagai pegawai negeri sipil, maka pendaftaran kali ini hanya untuk saya pribadi.

Selanjutnya petugas meminta saya untuk menunjukkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk, fotokopi kartu keluarga, fotokopi rekening tabungan BNI, BRI, atau Mandiri, dan pas foto 3x4. Tiga bank tersebut adalah bank yang ditunjuk dan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk pembayaran premi. Rekening tabungan di bank selain ketiga bank tersebut tidak dapat digunakan. Lalu, rekening tabungan seperti apa yang dimaksud? Saya putuskan untuk menghubungi BNI 46 Kantor Cabang Pembantu Bondowoso. REKENING TABUNGAN HANYA UNTUK PESERTA BPJS KESEHATAN KLAS I DAN KLAS II. Untuk Rekan-rekan Pembaca yang akan mendaftar di klas III, maka tidak perlu rekening tabungan di salah satu bank tersebut.

Sebelum saya meninggalkan Kantor Layanan Operasional BPJS Kesehatan Bondowoso, petugas memberikan saya formulir yang nomenklaturnya (judul atau nama formulir) "FORMULIR DAFTAR ISIAN PESERTA PEKERJA BUKAN PENERIMA UPAH DAN BUKAN PEKERJA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL KESEHATAN." Walau belum 100% paham maksud nama formulir tersebut, barangkali kata "... Peserta Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja..." untuk membedakan dengan peserta BPJS Ketenagakerjaan. Formulir terdiri dari 2 (dua) lembar.

Rekan-rekan Pembaca bisa mengunduh formulir daftar isian peserta BPJS tersebut di sini=> Formulir Daftar Isian Peserta BPJS Kesehatan
contoh bentuk atau gambar formulir daftar isian peserta bpjs kesehatan
Contoh Formulir BPJS Kesehatan

2. Isi formulir peserta. Penjelasannya sebagai berikut:
KHUSUS PESERTA PERORANGAN seperti saya, silakan isi bagian "I. IDENTITAS PESERTA" secara lengkap dan apa adanya. Sebelumnya, silakan centang bank yang Rekan-rekan Pembaca pilih untuk membayar premi setiap bulannya. Saran saya sesuaikan dengan tempat Rekan-rekan Pembaca membuka rekening tabungan untuk BPJS Kesehatan nantinya agar tidak mengalami kesulitan di kemudian hari (INGAT! Ada wacana di kemudian hari premi BPJS Kesehatan ditarik atau didebet dari rekening tabungan kita). Silahkan isi semua kolom yang terdapat di bagian "I. IDENTITAS PESERTA." Di poin 8 di bagian nomor handphone kotak isian yang tersedia memang kurang. Tidak mengapa jika angka nomor handphone Rekan-rekan Pembaca melewati kotak isian yang disediakan.

Di poin 10, silahkan ditulis besarnya premi yang Rekan-rekan Pembaca akan bayarkan setiap bulan. Ingat, setiap klas rawat ada premi masing-masing. Klas I sebesar Rp. 59.500,00 per orang per bulan, klas II sebesar Rp. 42.500,00 per orang per bulan, sedangkan klas III sebesar Rp. 25.500,00 per orang per bulan. Jangan lupa tulis di kotak di sebelahnya angka yang menunjukkan klas rawat (angka 1 untuk klas I, angka 2 untuk klas II, dan angka 3 untuk klas III).
Perhatikan poin 16! Tertulis di sana "Nama Faskes Tingkat Pertama." Maksudnya, dalam hal Rekan-rekan Pembaca mengalami sakit yang tidak memerlukan rawat inap (semacam keluhan tidak enak badan, pemeriksaan demam, mual-mual yang tidak bersifat darurat), kotak isian tersebut HARUS DIISI NAMA PUSKESMAS ATAU DOKTER KELUARGA yang dipilih Rekan-rekan Pembaca untuk berobat. Ingat! Kotak isian tersebut untuk pemeriksaan awal, bukan rawat inap atau penanganan gawat darurat. Jika tidak memiliki dokter keluarga, saran saya silahkan isi puskesmas yang paling dekat keberadaannya dengan rumah Rekan-rekan Pembaca. Alasannya tentu saja soal keterjangkauan akses menuju fasilitas kesehatan tersebut. Jika Rekan-rekan Pembaca berada di wilayah Kecamatan Tenggarang, Bondowoso, maka silahkan isi TENGGARANG jika Rekan-rekan Pembaca memilih Puskesmas Tenggarang. Jika Rekan-rekan Pembaca berada di Kelurahan Nangkaan, Bondowoso, maka silahkan isi Puskesmas Nangkaan sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama. Kotak isian terakhir soal nama fasilitas kesehatan dokter gigi silahkan dikosongkan jika tidak ada.

Selanjutnya, tempel pas foto 3x4 yang sudah Rekan-rekan Pembaca sediakan di halaman kedua formulir peserta di bagian kotak foto peserta (kotak paling kiri). Terakhir, tulis nama kota dan tanggal formulir tersebut Rekan-rekan Pembaca isi di bagian titik-titik di atas kata-kata "TANDA TANGAN PESERTA." Tanda tangani dan tulis nama terang di atas bagian titik-titik bertanda kurung yang tersedia.

3. Datangi salah satu bank yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk buka rekening. Penjelasannya sebagai berikut:
Tanggal 9 April 2-015 saya menghubungi BNI 46 Kantor Cabang Pembantu Bondowoso. Melalui customer service (CS), saya sampaikan niat saya membuka rekening tabungan baru dan alasan saya melakukan hal tersebut. Oleh petugas CS saya diberikan penjelasan bahwa ada tabungan yang memang disediakan untuk keperluan BPJS Kesehatan. Rekening dimaksud adalah BNI TAPLUS PEGAWAI atau disingkat TAPLUS TAPPA. Khusus BPJS Kesehatan, uraian rekening tersebut sebagai berikut:
  • Setoran Awal minimal Rp. 100.000,00 (seratus ribu rupiah).
  • Saldo Minimal Kena Denda BISA sampai Rp. 20.000,00 (dua puluh ribu rupiah).
  • Biaya administrasi Rp. 3.000,00 (tiga ribu rupiah) per bulan (sudah termasuk biaya penggunaan ATM).
  • Biaya denda Saldo Minimal Kena Denda Rp. 5.000,00 (lima ribu rupiah) [Info ini saya ambil dari deskripsi Taplus Tappa secara umum di situs web resmi (official website) BNI 46].
  • Biaya pembuatan ATM Rp. 10.000,00 (sepuluh ribu rupiah) dan dapat diambil 2 (dua) minggu sejak pembuatan rekening tabungan.
  • Tidak ada informasi mengenai saldo mengendap (saldo yang tidak dapat ditarik oleh nasabah.pen).
struk antrian untuk pelayana customer service bni 46 untuk membuka rekening khusus BPJS Kesehatan yaitu BNI Taplus Pegawai atau Taplus Tappa
Antrian Kedua Kalinya
Setelah mengisi formulir yang ada, termasuk formulir BNI Sms Banking untuk keperluan non-BPJS Kesehatan saya, diterbitkanlah buku tabungan atas nama ANGGARIANI ANDISETYA ANGGARIAN ANDISETYA. Jangan lupa siapkan kartu tanda pendudukan Rekan-rekan Pembaca yang masih berlaku dan uang tunai minimal Rp. 100.000,00 (seratus ribu rupiah) untuk setoran awal serta uang Rp. 6.000,00 (enam ribu rupiah) untuk membeli meterai di BNI 46.
tampilan taplus tappa bni 46 untuk keperluan bpjs kesehatan
Taplus TAPPA BNI 46 Untuk BPJS Kesehatan

4. Silahkan kembali ke BPJS Kesehatan untuk verifikasi dan proses input data. Penjelasannya sebagai berikut:
Mengingat saya baru memiliki rekening tabungan TAPLUS TAPPA, saya fotokopi sampul dalam dan lembar pertama buku tabungan tersebut. Selanjutnya, saya kembali ke Kantor Layanan Operasional BPJS Kesehatan Bondowoso dengan membawa dokumen-dokumen berikut:
  • Formulir Daftar Isian Peserta BPJS Kesehatan YANG SUDAH DITEMPEL pas foto 3x4
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi Rekening Tabungan TAPLUS TAPPA.
Selanjutnya serahkan seluruh dokumen tersebut kepada petugas di Kantor Layanan Operasional BPJS Kesehatan Bondowoso. Petugas akan melakukan proses input data. Bisa jadi ada beberapa data yang barangkali akan dikroscek. Disarankan tidak berada jauh-jauh dari meja petugas pada saat proses input data.

5. Bayar premi pertama BPJS Kesehatan Rekan-rekan Pembaca di bank-bank yang ditunjuk oleh BPJS Kesehatan. Penjelasannya sebagai berikut:
struk antrian pelayanan lewat teller bank bni 46 bondowoso
Antrian Yang Cukup Panjang
Setelah proses input data selesai, petugas BPJS Kesehatan selanjutnya akan menyerahkan selembar kertas kepada kita. Kertas tersebut berisi nama kita, nama bank yang ditunjuk untuk menerima pembayaran premi BPJS Kesehatan kita, besaran biaya premi kita, dan keterangan mengenai batas waktu pembayaran premi setiap bulannya. Kertas tersebut saya sebut Kertas Nomor Virtual Account.
contoh Nomor Vitual Account BPJS Kesehatan
Nomor Vitual Account BPJS Kesehatan
Selain itu, petugas juga menyerahkan formulir isian peserta BPJS Kesehatan kita. Dengan berbekal kedua dokumen tersebut, kita harus kembali ke bank tempat kita membuka tabungan (saran saya) untuk membayar premi sebesar nominal yang tertulis di lembar Kertas Nomor Virtual Account. Sesampainya di bank, khusus BNI 46 sesuai pengalaman saya, kita hanya perlu mengambil nomor antrian. Saat di meja teller, tunjukkan Kertas Nomor Virtual Account kita dan uang pembayaran premi BPJS Kesehatan kita. Teller akan memproses pembayaran kita dan menyerahkan slip bukti pembayaran premi yang diberi stempel. Tahap pembayaran premi pertama BPJS Kesehatan kita selesai.
slip Bukti Bayar Premi BPJS Kesehatan saat pertama kali daftar sebagai peserta di BNI 46
Bukti Bayar Premi

6. Kembali ke kantor BPJS Kesehatan dan serahkan bukti pembayaran premi yang sudah divalidasi (distempel) oleh pihak bank. Penjelasannya sebagai berikut:
contoh Tampilan Nomor Virtual Account dan Slip Pembayaran Premi Pertama di BNI 46 untuk keperluan BPJS Kesehatan
Tampilan Nomor Virtual Account & Slip Pembayaran Premi Pertama
Selanjutnya saya membawa tiga dokumen, yaitu Kertas Nomor Virtual Account, formulir isian peserta BPJS Kesehatan, dan slip bukti pembayaran premi pertama BPJS Kesehatan kita, kembali ke Kantor Layanan Operasional BPJS Kesehatan Bondowoso. Sesuai antrian, serahkan ketiga dokumen tersebut kepada petugas BPJS Kesehatan. Selanjutnya petugas akan memproses Kartu Identitas Peserta BPJS Kesehatan kita. Apa itu?

7. Terima kartu peserta BPJS Kesehatan Rekan-rekan Pembaca. Penjelasannya sebagai berikut:
tampilan atau gambar kartu BPJS Kesehatan
Kartu BPJS Kesehatan
Selamat! Akhirnya terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan! Petugas BPJS Kesehatan akan menyerahkan sebuah kartu yang telah dilaminasi (bahasa Inggris: laminating) kepada kita. Kita disuruh untuk menandatangani sebuah buku sebagai tanda bukti petugas telah menyerahkan kartu tersebut kepada kita. Kartu tersebut tidak lain adalah Kartu Identitas Peserta BPJS Kesehatan. Kartu tersebut sebagai bukti kita terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan dan kita berhak memperoleh jaminan kesehatan yang telah disediakan oleh negara. PERHATIKAN NAMA, TANGGAL LAHIR, NIK (Nomor Induk Kependudukan.pen), dan FASKES TINGKAT I YANG TERTULIS PADA KARTU TERSEBUT. Jika ada kesalahan, segera kembalikan kepada petugas BPJS Kesehatan. Kesalahan pada salah satu atau seluruhnya akan menyulitkan proses klaim (tuntutan) layanan kesehatan kita di setiap fasilitas kesehatan yang kita gunakan.

Terakhir, perhatikan tulisan di bawah barcode (gambar garis-garis hitam yang tegak lurus ke samping)! Di sana ada serangkaian angka. Angka-angka tersebut menunjukkan KAPAN KARTU IDENTITAS PESERTA BPJS KESEHATAN KITA VALID (MULAI BISA DIGUNAKAN). Artinya, sebelum tanggal tersebut, kita tidak bisa menuntut biaya obat gratis jika kita berobat ke rumah sakit atau puskesmas. Semisal tertulis angka "16 04 2015" seperti gambar di bawah ini. Dengan demikian, jika pemilik kartu tersebut, yaitu saya, berobat ke puskesmas pada tanggal 15 April 2015, maka saya harus mengeluarkan ongkos dari keuangan saya pribadi karena kartu saya belum valid atau belum dapat digunakan.

Jika diringkas, ketujuh tahapan tersebut dapat dilihat pada bagan alur di bawah ini:

tata cara atau alur pendaftaran sebagai peserta BPJS
Alur BPJS

Ada beberapa catatan yang harus diperhatikan, yaitu:
  1. Dalam hal Rekan-rekan Pembaca mendaftarkan diri sebagai peserta kolektif (termasuk anggota keluarga lainnya), maka setiap anggota keluarga harus menyerahkan fotokopi kartu tanda penduduk dan pas foto. Bagi yang belum memiliki kartu tanda penduduk karena di bawah umur (bayi dan anak-anak, misalnya), ada baiknya membawa akta kelahiran sebagai antisipasi jika diminta petugas BPJS Kesehatan.
  2. Dalam hal pendaftaran kolektif peserta BPJS Kesehatan, isi kotak isian pada bagian-bagian yang dibutuhkan. Misal A adalah kepala keluarga yang akan mendaftarkan keluarganya sebagai peserta BPJS Kesehatan. A memiliki seorang istri dan seorang putri berusia 3 tahun. A mengisikan identitasnya di bagian "I. IDENTITAS PESERTA" karena A adalah pihak yang mendaftarkan diri ke BPJS Kesehatan, kotak isian "II. IDENTITAS SUAMI-ISTRI" untuk diisi identitas istri A, dan "III. IDENTITAS ANAK" pada bagian "Anak Pertama" untuk putri A. ANAK DI BAWAH 5 (LIMA) TAHUN TIDAK PERLU PAS FOTO.
  3. Pembuatan rekening TAPLUS TAPPA untuk keperluan BPJS Kesehatan kolektif keluarga membutuhkan syarat tambahan. Lebih lanjut silahkan hubungi CS BNI 46. Beberapa yang saya tahu adalah kartu tanda penduduk semua anggota keluarga dan kartu keluarga.
  4. JANGAN LUPA! Rekan-rekan Pembaca berhak memperoleh layanan kesehatan tingkat pertama (Faskes Tingkat I) SESUAI YANG TERTERA DI KARTU IDENTITAS PESERTA BPJS. Oleh karena itu, kesalahan memilih dan menulis di formulir isian peserta BPJS Kesehatan dan Kartu Identitas Peserta BPJS Kesehatan akan merugikan Rekan-rekan Pembaca sendiri. Harap diperhatikan!
  5. JANGAN LUPA JUGA! Bagi Rekan-rekan Pembaca yang sudah terdaftar, SEBELUM TANGGAL 10 SETIAP BULANNYA HARUS MEMBAYAR PREMI BPJS KESEHATAN ke bank-bank yang sudah ditunjuk oleh BPJS Kesehatan. Cukup bawa Kertas Nomor Virtual Account dan Kartu Identitas Peserta BPJS Kesehatan saja saat membayarkannya lewat teller. TIDAK DIREKOMENDASIKAN MEMBAYAR VIA INTERNET BANKING, ATM, DAN/ATAU SMS BANKING. Keterlambatan pembayaran menyebabkan denda sebesar 2% dari kewajiban premi yang harus dibayar.
Demikian kiranya ulasan mengenai pengalaman pribadi saya mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan mandiri untuk perorangan. Bagi Rekan-rekan Pembaca yang memiliki pengalaman lain atau informasi tambahan, silahkan isi kotak komentar di bawah artikel ini. Sebagai informasi tambahan, Rekan-rekan Pembaca di wilayah BANYUWANGI, BONDOWOSO, dan SITUBONDO yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai BPJS Kesehatan, silahkan hubungi kontak di bawah ini:
  1. Pusat Layanan Informasi BPJS Kesehatan 500400
  2. Situs Web Resmi (Official Website) BPJS Kesehatan www.bpjs-kesehatan.go.id
  3. Kantor BPJS Cabang Banyuwangi Jalan Letkol. Istiqlah Nomor 93 Banyuwangi 68442 Jawa Timur Telepon (0333) 410644 Fax. (0333) 410645 Hotline Service: 081 336 745 464
  4. Kantor Layanan Operasional BPJS Kesehatan Kabupaten Situbondo Jalan Anggrek Nomor 75 Situbondo
  5. Kantor Layanan Operasional BPJS Kesehatan Kabupaten Bondowoso Jalan Pierre Tendean Nomor 3 Bondowoso
  6. Manual Pelaksanaan JKN-BPJS Kesehatan
Semoga sedikit informasi ini memberikan manfaat bagi kita semua. Aamiin.
Sampai jumpa!

Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi
KLIK SELENGKAPNYA →
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...