Tampilkan postingan dengan label isu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label isu. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Mei 2015

WORO-WORO!

penting you must know about this guys seriously serius anda harus tahu tentang ini kawan hukum hakam hakim hukamim woro woro
Penting!
Beberapa bulan terakhir, saya sebagai administrator situs pribadi HUKUM HAKAM HAKIM melakukan kegiatan evaluasi internal terkait aktifitas saya melalui situs tersebut. Sehubungan dengan kegiatan evaluasi tersebut, ada beberapa hal saya peroleh dan akan saya umumkan dalam kesempatan ini.
Pertama, sebagai situs pribadi yang berorientasi pada publikasi bahasan dan kajian hukum, sebisa mungkin setiap bagian dari situs ini saya rancang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
Kedua, dalam rangka memenuhi hal pertama, setiap gambar, sumber penulisan, dan segala sesuatu yang digunakan dalam setiap artikel terpublikasi akan dituliskan pemilik atau sumber informasi yang digunakan.
Ketiga, melalui publikasi ini, saya sebagai administrator situs ini memberitahukan dua hal, yaitu:
  1. Akan dilakukan penambahan pokok bahasan dengan tag "KULIAH", "KARIR", dan "DI BALIK KISAH." Bagian "KULIAH" ditujukan untuk setiap publikasi yang berkaitan dengan tips yang terkait dengan status sosial sebagai mahasiswa. Sementara itu, tag "KARIR" digunakan untuk setiap publikasi yang berkaitan dengan dunia kerja, mulai dari tips memilih karir sampai dengan pengalaman di dunia kerja. Terakhir, tag "DI BALIK KISAH" ditujukan pada publikasi saya yang berkaitan dengan latar belakang dalam keputusan menempuh atau memilih suatu hal.
  2. Akan dilakukan perubahan sapaan kepada pengunjung situs pribadi ini.

Keempat, dilakukan perubahan tag "PEGALAMAN PRIBADI" menjadi tag "PENGALAMAN PRIBADI." Hal ini sepenuhnya disebabkan kelalaian saya sebagai penulis dan pengungggah setiap artikel tersebut.
Kelima, disebabkan tuntutan untuk evaluasi dan program peningkatan kemampuan pribadi (personal competency upgrading program), dengan ini saya mengumumkan bahwa HUKUM HAKAM HAKIM akan sedikit mengalami pengurangan intensitas publikasi. Insya Allah saya tetap akan menyediakan publikasi baru paling sedikit satu bulan sekali.

Demikian pemberitahuan ini saya berikan. Jika para pembaca memiliki kritik dan saran, terutama terkait konten artikel terpublikasi, silahkan cantumkan pada kolom komentar yang tersedia atau silahkan hubungi saya melalui email dan sosial media sebagai berikut:

KLIK SELENGKAPNYA →

Kamis, 30 April 2015

MIND-LAW : Hukum atau Kemanusiaan?

Pilih Mana antara menegakkan hukum atau kemanusiaan
Pilih Mana?
Sebagai manusia, kita selalu berpikir. Dan sebagai orang yang bisa berpikir, maka kita bertanya. Akan tetapi, tidak semua pertanyaan kita bisa terjawab dengan mudah, semudah kita berpikir dan bertanya. Hal ini sering kita temukan di rimba belantara hukum yang melekati hidup kita.

Paling sederhana: pilih mana antara tegaknya hukum dan kemanusiaan?

Dalam kasus Mary Jane terpidana mati asal Filiphina terkait penyelundupan narkotika, mana yang kita pilih: terlaksananya hukuman mati atau menundanya mengingat Mary Jane adalah "korban" cukong narkotika internasional?

Lainnya, pelanggaran tata ruang dan tata wilayah. Mana yang kita pilih: menciptakan taman kota yang indah atau menciptakan ruang berusaha bagi pedagang yang ada disana?

Tak usah terlalu jauh. Pilih mana? Setiap pencurian harus dikenakan hukuman sesuai norma atau penguntit kakao tua dilepaskan mengingat usia dan kemiskinannya?

Ada banyak pertanyaan di kepala kita. Ada banyak kegelisahkan di jiwa kita. Masalahnya, tidak semuanya terjawab dan terselesaikan dengan mudah.

Ada banyak "ketimpangan" bagi kita yang hidup di atas "ketimpangan" lainnya. Seorang bapak mengangkut rerumputan melebihi kapasitas DI ATAS JOK sepeda motornya. Ada tiga pelanggaran yang secara simpel bisa kita temukan pada mereka secara umum: tidak mengenakan helm, tidak memperhatikan batas kecepatan, dan tidak melihat keselamatan pengguna jalan lainnya. Tengok saja dari lebar kendaraan mereka setelah ditambah tumpukan rerumputan tersebut? Nyaris separuh jalan, bukan? Mana yang kita pilih: keterjaminan perutnya dengan kegiatan rutinnya tersebut atau keterjaminan nyawa pengguna lainnya?

Persoalan demi persoalan memancing polemik demi polemik. Kita tidak bisa berdiri di atas batu kemanusiaan dengan mengenyampingkan kerikil-kerikil hukum. Akan tetapi, kita tidak bisa pula bersauh di atas gelombang hukum dengan menutup mata pada buih-buih kemanusiaan. Sekecil apapun itu: keduanya tetap ada!

Tidak mudah menegakkan hukum. Nyaris dua dekade kita bersorak dengan nama reformasi, sudahkah jiwa kita reformis? Hukum selalu dikalahkan kemanusiaan. Kemanusiaan seringkali diabaikan hukum. Atau jangan-jangan, kebodohan kita yang mencurangi keduanya? Entahlah. Sampai tulisan ini saya akhiri, saya belum bisa mengerti, mana yang harus kita pilih: hukumkah... atau kemanusiaan? Atau keduanya? Atau tidak keduanya? Lalu?

Atau... untuk inikah ada yang namanya keadilan? Keadilan seperti apa?

Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi
KLIK SELENGKAPNYA →
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...