Minggu, 07 Juni 2015

TES TAHAP PERTAMA PT. PARAGON TECHNOLOGY & INNOVATION (Wardah #2)

Selamat malam, Sahabat! Sudah siap dengan kesuksesan esok hari? Omong-omong, sudah tahukah besok diadakan bursa kerja di Bondowoso? Jika belum, silahkan cek link di samping ini -> BONDOWOSO JOB MARKET FAIR 2015

Seperti yang saya janjikan, kesempatan ini akan saya gunakan untuk membagikan pengalaman mengikuti tes tahap pertama PT. PTI. Jika belum paham apa itu, PT. PTI, silahkan lihat kembali judul artikel ini dan lebih lengkap mengenai posisi yang ditawarkan oleh PT. PTI bisa menyimak artikel sebelumnya. Jujur saja, artikel ini saya tulis setelah kali ketiga mengikuti tes tahap pertama PT. PTI. Dua tes sebelumnya belum berhasil mengantar saya ke tahapan Psikotes Lengkap karena beberapa hal yang menjadi kesalahan saya. Tes ketiga kalinya saya lakukan di Ruang Pertemuan Kantor Perpustakaan Universitas Jember hari Jum'at, 29 Mei 2015 setelah memasukkan aplikasi di stan PT. PTI saat kegiatan Jember Job Market di IAIN Jember pada Kamis, 28 Mei 2015.

Tes wardah tahap awal wawancara tertulis dan psikotes sederhana pt paragon technology and innovation pt pti untuk sarjana diploma sma smk ma sederajat hukum hakam hakim hukamim
Tes Wardah
Ada empat tahapan yang dilakukan PT. PTI dalam setiap kesempatan rekrutmennya. Pertama, PT. PTI akan melakukan CV screening, yaitu kegiatan penyortiran berkas lamaran dan digolongkan menurut kategori tertentu, yaitu pendidikan terakhir, bahkan jenis kelamin. Mengapa jenis kelamin? Berdasarkan pengalaman saya hari Jum'at tanggal 29 Mei 2015, sebagai peserta tes gelombang pertama, hampir seluruh peserta adalah laki-laki kecuali satu orang perempuan yang entah memang demikian atau kekeliruan proses informasi sehingga menjadi peserta gelombang pertama. Mengapa laki-laki masuk gelombang pertama? Karena tes dilaksanakan hari Jum'at! Itulah 'kecerdasan' PT. PTI dalam proses seleksinya yang tidak memisahkan urusan rekrutmen dan peribadatan. Selain itu, sortir aplikasi (CV) berdasarkan tingkat pendidikan memudahkan tim rekrutmen dalam mempresentasikan posisi yang dibuka sehingga lebih efektif dan efisien dalam proses pelaksanaan tes.

Kedua, PT. PTI akan melakukan tes tahap pertama berupa Tes Wawancara Tertulis dan Psikotes Sederhana. Bagian ini yang akan saya terangkan. Tahap ketiga adalah Psikotes Lengkap. Dan, terakhir, Final Interview atau Wawancara Akhir. Khusus tahap ketiga dan tahap keempat tidak akan saya jelaskan karena saya sendiri belum pernah mengikuti tes di tahapan tersebut.

Sebelum tes, Sahabat akan mendapatkan pesan singkat notifikasi tentang undangan mengikuti seleksi tahap pertama. Dalam pesan singkat tersebut disebutkan tanggal, jam, dan tempat kegiatan tes serta barang-barang yang harus dibawa, yaitu PENSIL 2 B, PULPEN (Tidak boleh Boxy, gunakan semacam Pilot, Standart, atau Faster), PENGHAPUS, dan PAPAN JALAN (maksudnya papan kayu untuk alas ujian). Setelah mendapat pemberitahuan tersebut, siapkan diri mulai dari benda-benda yang wajib dibawa dan materi. Untuk penampilan, cukup rapi dan sopan. Tidak perlu berdasi, berjas, atau atribut formal lainnya. Saran saya, minimal gunakan celana kain polos dan atasan berkrah, entah kaos atau kemeja.

Pada hari H, usahakan datang minimal 10 menit sebelum tes. Pastikan semua alat kelengkapan beres dan tidak ada yang tertinggal. Saran saya, siapkan masing-masing alat tulis dua buah dan satu buah rautan pensil untuk antisipasi. Saat peserta diminta memasuki ruangan, perwakilan PT. PTI akan mempresentasikan secara ringkas profil dan produk PT. PTI dan posisi-posisi yang ditawarkan kepada peserta.

Selanjutnya, setelah presentasi berakhir, tes tahap pertama diawali dengan berhitung. Ya, berhitung. Peserta diminta berhitung dari angka tertentu mulai dari bagian pojok paling depan sampai dengan pojok paling belakang. Sahabat HARUS mengingat nomor yang Sahabat sebutkan.

Bagian pertama adalah Wawancara Tertulis. Waktu yang dibutuhkan antara 50 menit sampai 60 menit. Sebelum itu, Sahabat akan menerima satu lembar kertas soal dan satu lembar lainnya berupa folio polos. Di bagian pojok kanan atas lembar folio Sahabat harus tuliskan nomor yang Sahabat sebutkan tadi dengan ukuran yang sedang.

Pada lembar soal, ada tiga bagian yang harus diisi PADA LEMBARAN FOLIO POLOS Sahabat, yaitu A. Posisi yang Dilamar, B. Biodata Peserta, dan C. Pertanyaan Wawancara. Berikut ulasan ringkas ketiga bagian tersebut:
A. POSISI YANG DILAMAR
Di bagian ini Sahabat akan diminta mengisi tiga hal, yaitu tempat dan tanggal tes, dua posisi yang diminati, dan dua lokasi penempatan kerja yang diinginkan. Sebagai informasi, di Jawa Timur ada empat distribution center (DC) yang dibentuk, yaitu DC Surabaya, DC Malang, DC Kediri, dan DC Jember. Untuk posisi, cantumkan HANYA kode posisinya saja, semisal APS jika ingin menjadi Assistant Promotor Supervisor atau BA jika ingin melamar sebagai Beauty Advisor.
B. IDENTITAS PELAMAR
Di bagian ini Sahabat harus menuliskan nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, pendidikan terakhir, sampai dengan orang-orang yang bisa menjadi referensi, baik keluarga, rekan kerja, atasan, dan sebagainya.
C. PERTANYAAN WAWANCARA
Di bagian ini ada empat belas poin pertanyaan wawancara yang harus dijawab. Pertanyaan tersebut berkisar pada empat poin:
  1. Pemahaman Sahabat tentang PT. PTI
  2. Alasan Sahabat melamar di PT. PTI, khususnya pada posisi yang dilamar
  3. Karakter Sahabat sebagai pribadi maupun sebagai seorang tenaga profesional nantinya
  4. Gaji yang diharapkan
Bagian ini tidak dapat saya tuliskan secara vulgar setiap pertanyaannya mengingat berkaitan dengan tahapan seleksi. Selain itu, saya tidak mendapat otoritas untuk 'membocorkan soal' sekalipun saya pernah menjadi peserta dan memiliki hak untuk 'menceritakan segala sesuatu' terkait tahapan yang saya jalani. Yang pasti, Sahabat harus mempersiapkan diri dengan empat hal yang saya sebutkan di atas. Pertanyaan tidak akan jauh berkisar dari hal tersebut.

Setelah tes Wawancara Tertulis berakhir, kita masuki tes Psikotes Sederhana. Tes ini dilaksanakan dengan waktu yang tidak jauh berbeda. Sahabat akan dipinjami buku soal dan satu lembar kertas jawaban komputer (LJK). Sahabat akan diminta terlebih dahulu menuliskan nomor peserta Sahabat dan posisi yang dilamar di atas tanda biru logo PT. PTI. Setelah itu, silahkan mengisi huruf atau angka dalam kotak dan mengarsir huruf atau angka dalam lingkaran mengenai nama Sahabat, nomor ponsel yang bisa dihubungi, tanggal lahir, tanggal tes, dan tempat tes.

Di bagian soal, Sahabat akan menemukan sedikitnya dua bagian dalam tes ini, yaitu Bagian Pemanasan dan Bagian Kepanasan. Maksudnya apa, mari saya jelaskan.

Bagian Pemanasan adalah beberapa nomor soal yang dibuat dengan tingkat kesulitan menengah ke bawah. Tujuannya bisa jadi untuk menguji bagaimana kemampuan kita di level terendah. Sementara itu, Bagian Kepanasan adalah sebutan saya untuk beberapa soal yang didesain memiliki tingkat kesulitan menengah ke atas. Dibutuhkan daya imajinasi, kecepatan berpikir, dan kemampuan melihat dari sudut pandang lain untuk soal-soal ini.

Secara umum, Psikotes Sederhana terdiri dari 55 soal dengan berisi tes perbedaan gambar dan deret angka. Ada soal yang berisi salah satu gambar tidak setema atau setopik dengan gambar-gambar di nomor tersebut. Sebagai contoh, ada lima gambar. Gambar pertama sampai dengan keempat melukiskan hewan ternak, sedangkan gambar kelima melukiskan kendaraan bermotor. Dari kelima gambar tersebut, jelas gambar terakhir tidak cocok dengan gambar-gambar lainnya.

Demikian pula pada soal deret angka. Ada lima angka dan aturan yang berlaku mensyaratkan setiap angka bertambah, berkurang, terkali, atau terbagi dengan aturan baru sehingga membentuk angka-angka selanjutnya. Sebagai contoh, aturan yang berlaku setiap angka ditambah 3. Jika angka pertama 3, maka angka selanjutnya adalah 6, 9, 12, dan seterusnya. Akan tetapi, dalam hal tertulis lima angka sebagai berikut: 3, 6, 8, 9, 12, maka angka 8 adalah angka yang tidak seharusnya berada di dalam deret tersebut dan harus dianggap salah.

Akhirnya, demikianlah beberapa review mengenai tes tahap pertama PT. PTI. Ada beberapa saran yang saya bisa sampaikan sebagai peserta tiga kali tes di tahapan ini. Berikut tips-tips dari saya:
Bagian Tes Wawancara Tertulis
  1. Jangan terlalu lama menulis. Sangat baik jika tulisan kita terlihat rapi dan indah, namun jika hal itu membutuhkan banyak waktu dan menyebabkan satu soal terjawab nyaris lebih dari 3 atau 4 menit, ada baiknya gunakanlah gaya menulis cepat sepanjang tulisan Sahabat masih bisa dibaca.
  2. Ikuti Instruksi! Perwakilan PT. PTI akan menyuruh Sahabat agar bagian Posisi yang Dilamar dan Biodata Peserta HARUS DITULIS ULANG sesuai yang tercantum dalam kertas soal. Dengan kata lain, Sahabat harus menyalin kembali semua soal yang ada di bagian Posisi yang Dilamar dan Biodata Peserta. Jangan sekali-kali membangkang! :D
  3. Tulis apa adanya. Tunjukkan kepribadian positif Sahabat. Jika ada beberapa hal yang menunjukkan kelemahan Sahabat, saran saya tulis saja DENGAN CATATAN ada kalimat yang menunjukkan Sahabat akan memperbaiki kelemahan tersebut.
  4. Jangan ada 'tragedi'! Umumnya, ada dua tragedi yang sering terjadi, termasuk yang saya alami. Pertama, pulpen macet. Kedua, ada nomor pertanyaan yang tidak terjawab. Jika pulpen macet, usahakan Sahabat mendapatkan pulpen pinjaman dengan warna tinta yang sama. Saya melakukan kebodohan pada tes awal kali kedua saya dengan menulis menggunakan pulpen dengan warna berbeda. Untuk mencegah nomor tidak terjawab, pastikan tidak terburu-buru mengisi soal. Target satu soal terjawab maksimal 3 menit. Selain itu, antar soal usahakan ada spasi sekitar 4-5 baris.

Bagian Tes Psikotes Sederhana
  1. Ikuti instruksi! Jangan pernah mengabaikan instruksi dari perwakilan PT. PTI saat tes berlangsung, semisal tentang tata cara menulis bagian Angkatan dan Tahun Lulus pendidikan terakhir. Kesalahan kecil Sahabat bisa merugikan diri Sahabat sendiri.
  2. Jangan terlalu lama mengarsir! Untuk waktu sekitar 50 menit, setelah terpotong mengisi identitas dan atribut lainnya, waktu mengerjakan untuk satu soal kurang dari 40 menit. Dengan demikian, Sahabat harus jeli menggunakan 40 menit tersisa untuk menjawab 55 soal yang ada.
  3. Jawab yang paling mudah. Asumsikan satu soal Sahabat bisa menemukan jawabannya kurang dari 10 detik dan butuh 10 detik untuk mengarsir. Jika sampai 20 detik belum juga menemukan jawaban, tinggalkan soal tersebut dan coba jawab soal selanjutnya! Jika setelah mencapai akhir soal masih tersedia waktu, silahkan kembali pada soal-soal yang belum terisi untuk mengkajinya lebih jauh.
  4. Tetap Stabil! Barangkali ada peserta lain yang mampu mengerjakan tes di bagian ini dengan waktu yang relatif cepat atau beberapa di antaranya mencoba saling bertukar jawaban. Jangan terpengaruh dan tetap pertahankan ritme Sahabat dalam mengerjakan Psikotes Sederhana tersebut. Tidak ada jaminan seseorang yang menyelesaikan lebih dulu menjadi benar hasil pekerjaannya. Juga bukan jaminan bertukar jawaban akan menguntungkan. Bukankah kebenaran jawaban ada di tangan PT. PTI? Mengapa harus percaya pada peserta?
  5. Jangan lupa koreksi ulang! Bagian ini terutama berkaitan dengan nomor peserta dan posisi yang dilamar, identitas, nomor telepon yang bisa dihubungi, tanggal lahir, tanggal tes, identitas pendidikan terakhir, dan lokasi tes.
  6. JANGAN MENCORET ATAU MEMBUAT TANDA/TULISAN TERTENTU PADA BUKU/LEMBAR SOAL! PT. PTI tidak segan untuk menganulir hasil tes SELURUH peserta tes tahap pertama jika ditemukan ada satu saja oknum yang mengotori buku soal. Saya bisa memahami aturan ini mengingat begitu bodohnya beberapa peserta tes yang mencoba mencari untung dengan mengotori properti perusahaan yang akan mereka lamar. Tes kali pertama tahap ini saya jumpai banyak hitungan dan coretan pada lembar soal yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Saya sarankan Sahabat membawa kertas tak terpakai satu lembar untuk Sahabat gunakan sebagai sarana tes angka pada Psikotes Sederhana tersebut.

Terakhir, ada beberapa sikap yang harus dijaga jika Sahabat menjadi peserta tes bagian ini. Mengingat pengalaman tes kali ketiga di Ruang Pertemuan Kantor Perpustakaan Universitas Jember, beberapa peserta tampak kurang terbiasa mengikuti prosedur dalam suatu tes seleksi pegawai baru. Ada beberapa hal yang harus Sahabat perhatikan dalam mengikuti tes, sebagai berikut:
Pertama, Jangan Membuat Gaduh. Sebagai kalangan terpelajar, sangat tidak elok membuat kegaduhan dengan celotehan tidak perlu saat tes berlangsung.
Kedua, Jangan Tinggalkan Ruangan Sebelum Tes Berakhir. Tes dimulai secara bersama-sama, maka harus diakhiri secara bersama-sama. Jika Sahabat merasa telah selesai mengerjakan soal, cek kembali! Barangkali masih ada kekurangan di dalamnya.
Ketiga, Jangan Datang Terlambat. Selain mengurangi jatah waktu Sahabat mengerjakan setiap bagian soal, hal ini akan menunjukkan Sahabat sebagai calon pegawai yang tidak dapat mengikuti aturan perusahaan. Jika datang tepat waktu saja tidak bisa, bagaimana dengan menyelesaikan tugas tepat waktu?
Keempat, Jangan Merasa Paling Cerdas. Kecepatan menyelesaikan soal atau kelebihan tertentu yang kita miliki daripada peserta lainnya tidak menjadi jaminan kita lolos seleksi tahap berikutnya. Daripada menghabiskan waktu berbangga diri, ada baiknya menulis artikel seperti yang saat ini Sahabat baca sehingga kita dapat saling berbagi dan melengkapi. Setuju?

Semoga sedikit ulasan ini bermanfaat bagi kita semua. Bagi Sahabat dimanapun Sahabat berada, mengutip D'Masiv, Jangan Menyerah! Seorang finalis Indonesian Idol pernah mencoba hingga tujuh kali agar dapat mengikuti ajang bergengsi tersebut. Tujuh kali! Bagaimana mungkin kegagalan pertama, kedua, atau ketiga akan membuat kita menyerah begitu saja? Andai kata Edison menyerah pada saat kegagalan pertamanya, bisa jadi kita tidak pernah menemukan lampu saat ini. Finally, are you ready to fight?

Sampai jumpa!

Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi
Kontributor Gambar : PhotoScape, The Blacy!, Yolks 2

19 komentar:

  1. Setelah melakukan tahap ke 2 selesai, bagaimana dengan tahap ke 3 interview nya gan? Bisa berbagi cerita? Apa saja pertanyaan yang di berikan? Saya ada interview minggu ini. Trims

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Halo, mau tanya dong untuk tes tahap pertama ini waktunya berapa lama ya? Pagi sampe sore apa gimana? Thankyouuu

    BalasHapus
  4. Sangat membantu, terimakasih...

    BalasHapus
  5. Mau tny nih ane udh ikut tes tahap pertama hari ini udh 2 minggu pas,kira" hasil lolos engga nya ke tes tahap ke dua pas 2 minggu atau lebih,mohon info'a

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. Mudah2an saya dpt bergabung di PT. PTI

    BalasHapus
  9. Mudah2an saya dpt bergabung di PT. PTI

    BalasHapus
  10. Terima kasih informasinya 😄
    Semoga dapat kesempatan bergabung di PT.PTI

    BalasHapus
  11. sangat bermanfaat ka, thanks infonya ^^

    BalasHapus
  12. sangat bermanfaat ka, thanks infonya ^^

    BalasHapus
  13. yang tes pti bulan oktober 2016 ada yg udah dipanggil interview HR atau user? saya tes di ui tapi baru nyampe psikotes lengkap. mohon infonya kalau sudah ada yg lanjut interview hr/user, biar bisa lekas move on :) makasih

    BalasHapus
  14. Makasih gan buat masukannya, dan minta doanya insya Allah besok saya tes tahap I ....

    BalasHapus
  15. maaf kak, boleh minta kontak email kaka ? terima kasih :)

    BalasHapus
  16. Mau tanya kak. Saya sudah lolos psikotes lengkap. 2 minggu lalu saya interview. Sehabis itu apa lagi ya tahapannya? Makasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak tes nya apa aja kak? Boleh minta kisi kisi nya ga?

      Hapus
  17. baru masuk tes pertama nih..tapi takut ga lulus gimana ya caranya supaya loloss

    BalasHapus
  18. Sangat bermanfaat tks kak semoga yana tes besok berjalan lancar dan bisa lolos sampe ke tahap akhir amin.. mohon bantu doa nya ya kak

    BalasHapus

Kritik Saran Oke, Makian No Way. Mari Belajar Bersama, Mari Sukses Bersama!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...