Rabu, 11 Maret 2015

SEKILAS TENTANG JAMINAN FIDUSIA (2 - Habis)

Perkembangannya di Indonesia


Secara yuridis formal, Salim H.S. memaparkan kehadiran jaminan fidusia timbul berdasarkan asas konkordansi sekitar tahun 1932. Berdasarkan Arrest Hoggerechtshof tanggal 18 Agustus 1932 (BPM-Clynet Arrest), Indonesia memiliki satu lagi ragam jaminan pembiayaan.[1] Lantas, apa yang mendorong lahirnya jenis jaminan ini?

Kegiatan ekonomi membutuhkan akomodasi perkreditan. Pengusaha kecil sampai dengan pedagang grosir memerlukan fasilitas kredit dalam rangka memenuhi stok kegiatan usahanya hingga alasan ekspansi perusahaan.[2]

Selain itu, asas inbezitstelling, yaitu asas yang mensyaratkan penguasaan barang dalam pembebanan jaminan gadai, dinilai memberatkan bagi pemberi gadai. Hal ini tidak lain disebabkan obyek gadai sering kali berupa modal usaha pemberi gadai, semisal sepeda motor.[3] Seorang penjual sayur keliling akan keberatan menggadaikan motornya untuk memperoleh modal berdagang jika kendaraan yang menjadi sarana perdagangannya harus diserahkan kepada pemilik uang (kreditur).

Alasan lain yang melatarbelakangi lahirnya jaminan fidusia adalah kelemahan gadai surat-surat piutang karena tidak ada ketentuan cara penarikan piutang-piutang oleh si pemegang kredit dan tidak ada ketentuan mengenai bentuk tertentu gadai tersebut harus dilaksanakan. Terakhir, gadai dinilai kurang memuaskan karena tidak memberikan kepastian pemegang gadai sebagai kreditur terkuat karena dapat dikesampingkan kreditur lain yang memiliki hak previlege.[4]

Perkembangan hukum jaminan fidusia harus dikatakan stagnan dan lambat. Terhitung sejak tahun 1932, hukum nasional mengakomodasi jaminan fidusia baru terwujud pada tanggal 30 September 1999 dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999. Artinya, hampir 70 tahun sejak diakuinya jaminan fidusia di Indonesia negara kita memformulasikannya ke dalam norma yang “benar-benar Indonesia” dan sejalan dengan perkembangan jaman. Pertanyaannya, masihkah Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia tersebut selaras dengan perkembangan kontemporer?

Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia memberikan dua “jenis” pemberi dan penerima jaminan fidusia. Merujuk ketentuan Pasal 1 Angka 5 jo. Angka 6 Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, pemberi dan penerima jaminan fidusia dapat berupa perseorangan maupun korporasi. Persoalan timbul di ranah batasan korporasi.

Korporasi secara umum diartikan sebagai badan usaha. Badan usaha dapat dibedakan menjadi Badan Usaha Tak Berbadan Hukum dan Badan Usaha Berbadan Hukum. Hal ini menimbulkan persoalan pada aspek pengawasan penerapan regulasi di bidang jaminan fidusia. Korporasi berbadan hukum pengawasannya dapat melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia sebelum maupun sesudah pendaftaran badan hukum korporasi. Akan tetapi, korporasi yang tidak berbadan hukum menimbulkan persoalan lain. Aspek tanggung jawab angggota persekutuan, legalitas kegiatan usaha, hingga penerapan jaminan fidusia menjadi celah persoalan.

debt collector, penagih utang, jaminan fidusia, kredit motor
Dikejar Cicilan

Realitas terkini menunjukkan beberapa korporasi penerima jaminan fidusia menjalankan hak memperoleh pembayaran utangnya secara melawan hukum. Beberapa lembaga pembiayaan, khususnya pembiayaan kendaraan bermotor, menggunakan jasa penagih utang (debt collector) untuk memenuhi piutang kredit berbasis jaminan fidusia. Beberapa oknum debt collector dengan maupun tanpa kewenangan dari korporasi melakukan aksi perampasan terhadap kendaraan bermotor yang dianggap belum dipenuhi kewajiban piutangnya pada masa tertentu (angsuran).[5] Parahnya, realitas ini oleh sebagian masyarakat dinilai wajar sekalipun bertentangan dengan kaidah hukum pidana positif kita.

Terakhir, gesekan tren perkembangan ekonomi syariah. Pasca big bang krisis moneter tahun 1997-1998 di Indonesia, perbankan syariah khususnya menunjukkan tren positif lembaga keuangan antikrisis. Hal ini berdampak pada semakin membuminya khazanah perekonomian syariah. Tercatat sampai tahun 2015, ada banyak lembaga keuangan berbasis syariah di samping perbankan. Sebut saja pegadaian syariah, perusahaan asuransi syariah, sampai perusahaan pembiayaan syariah.

Situasi ini semakin kompleks dengan adanya ragam jaminan pembiayaan syariah. Sebut saja terhitung sejak 6 Maret 2008 Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) merilis Fatwa DSN-MUI No. 68/DSN-MUI/III/2008 tentang Rahn Tasjily sebagai legitimasi jaminan fidusia dalam konstelasi fikih muamalah. Sejak diterbitkannya fatwa tersebut, umat Islam khususnya, menjadi yakin legalitas jaminan fidusia dari perspektif Islam.

Pertanyaannya, bagaimana sinkronisasi jaminan fidusia “rasa” Indonesia dengan jaminan fidusia gaya Islam?

Terkait norma, aspek yuridis formal fikih muamalah diatur dalam Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 02 Tahun 2008 tentang Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES). Ada satu persoalan yang cukup pelik. Hak menahan barang dalam jual beli yang disepakati secara kredit atau mencicil hapus dari diri penjual.[6] Kembali pada jaminan fidusia kontemporer, jual beli kendaraan bermotor secara kredit sering kali “menahan” bukti pemilikan kendaraan bermotor (BPKB) pembeli. Dalam hal ini, BPKB diserahkan kepada pembeli setelah terjadi pelunasan atas kendaraan bermotor yang dibeli. Tidakkah hal ini bertentangan dengan kaidah KHES tersebut?

Persoalan di atas hanya satu di antara sekian ragam masalah yang terdapat di dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Insya Allah pada kesempatan yang akan datang kita akan banyak membahas mengenai jaminan fidusia di dalam Islam yang lazim disebut rahn tasjily. Semoga kajian ini memberikan manfaat bagi kita semua. Sampai jumpa!

Sumber Pustaka :
[1] Salim H.S., Perkembangan Hukum Jaminan di Indonesia, P.T. RajaGrafindo Persada, Jakarta, Cetakan Keenam Tahun 2002, Hlm. 64.
[2] Ibid.
[3] Ibid., Hlm. 57-58.
[4] Ibid., Hlm. 58-59.
[5] Irwan Nugraha, Tri Wahono (Ed), Tembak Di Tempat "Debt Collector" yang Merampas Motor (Online), Kompas.com, 31 Desember 2013, Diakses tanggal 9 Maret 2015.
[6] Pasal 84 Ayat (1) KHES.

5 komentar:

  1. Hello Am Puan, Morgan Debra Am pemberi pinjaman pinjaman yang sah dan boleh dipercayai memberi pinjaman
    atas terma yang jelas dan mudah difahami dan syarat pada kadar faedah 2%. dari
    $ 12000 kepada $ 7000000 USD, Euro Dan Pounds Sahaja. Saya memberi Pinjaman Perniagaan,
    Pinjaman Peribadi, Pinjaman Pelajar, Pinjaman Kereta Dan Pinjaman Untuk Bayar Off Bil. jika anda
    memerlukan pinjaman apa yang anda perlu lakukan adalah untuk anda untuk menghubungi saya secara langsung
    di: morgandebra1986@gmail.com
    Tuhan memberkati Anda.
    Yang benar,
    Puan Morgan Debra
    E-mel: morgandebra1986@gmail.com


    Nota: Semua jawapan hendaklah dihantar kepada: morgandebra1986@gmail.com

    BalasHapus
  2. Apakah Anda perlu pinjaman itu?
    Apakah Anda mencari Keuangan?
    Apakah Anda mencari pinjaman untuk memperbesar bisnis Anda?
    Saya pikir Anda telah datang ke tempat yang tepat.
    Kami menawarkan pinjaman pada tingkat bunga rendah.
    orang yang tertarik harus silahkan hubungi kami di
    Untuk tanggapan langsung ke aplikasi Anda, Kindly
    membalas email ini di bawah saja.
    (Zumaloans@mail.com atau zumaloans@gmail.com)

    Tolong, jangan memberikan kami informasi berikut jika Anda tertarik.
    1) Nama Lengkap: .........
    2) Jenis Kelamin: .........
    3) Jumlah Pinjaman Dibutuhkan: .........
    4) Durasi Pinjaman: .........
    5) Negara: .......
    6) Alamat Rumah: .........
    7) Nomor HP: .........
    8) Pendapatan Bulanan: .....................
    9) Pekerjaan: ...........................
    ) Situs yang melakukan Anda di sini tentang kami .....................
    Terima kasih dan Salam.
    (Zumaloans@mail.com atau zumaloans@gmail.com)

    BalasHapus

  3. Do you need a Loan?
    Are you looking for Finance?
    Are you looking for a Loan to enlarge your business?
    I think you have come to the right place.
    We offer Loans atlow interest rate.
    Interested people should please contact us on
    For immediate response to your application, Kindly
    reply to this emails below only:
    honestloan10@gmail.com

    Please, do provide us with the Following information if interested.
    1) Full Name:.........
    2) Gender:.........
    3) Loan Amount Needed:.........
    4) Loan Duration:.........
    5) Country:.........
    6) Home Address:.........
    7) Mobile Number:.........
    8)Monthly Income:.....................
    9)Occupation:...........................
    )Which site did you here about us.....................
    honestloan10@gmail.com
    Website;http://honestloan.ulcraft.com/

    BalasHapus
  4. We offer certified and verifiable bank instruments via Swift Transmission from a genuine

    provider capable
    of taking up time bound transactions.

    FOR LEASING OF BG/SBLC
    MINIMUM FACE VALUE OF BG/SBLC = EUR/USD 1M
    LEASING FEE = 4%+2%

    FOR PURCHASE OF FRESH CUT BG/SBLC
    PRICE = 32%+2%
    MINIMUM FACE VALUE OF BG/SBLC = EUR/USD 1M

    Our BG/SBLC Financing can help you get your project funded, loan financing by providing

    you with yearly
    renewable leased bank instruments. We work directly with issuing bank lease providers,

    this Instrument can be monetized on your behalf for 100% funding: For further details

    contact us with the below information.

    Contact: Name: WARREN GARY

    Email: inquiry.barkerfinancial@gmail.com

    Skype: inquiry.barkerfinancial@gmail.com

    BalasHapus
  5. We specialized in Bank Guarantee {BG}, Standby Letter of Credit {SBLC}, Medium Term Notes {MTN}, Confirmable Bank Draft {CBD} as well as other financial instruments issued from AAA Rated bank such as HSBC Bank Hong Kong, HSBC Bank London, Deutsche Bank AG Frankfurt, Barclays Bank , Standard Chartered Bank and others on lease at the lowest available rates depending on the face value of the instrument needed.

    We deliver with time and precision as sethforth in the agreement. Our terms and Conditions are reasonable, below is our instrument description.

    The procedure is very simple; the instrument will be reserved on euro clear to be verified by your bank, after verification an arrangement will be made for necessary bank documents and stock testing expenses, the cost of the Bank Guarantee will be paid after the delivery of the MT760.

    Below is our instrument description.

    DESCRIPTION OF INSTRUMENT:
    1. Instrument: Bank Guarantee (BG/SBLC) (Appendix A)
    2. Total Face Value: Eur 5M MIN and Eur 10B MAX (Ten Billion USD).
    3. Issuing Bank: HSBC Bank London, Credit Suisse and Deutsche Bank Frankfurt.
    4. Age: One Year, One Month
    5. Leasing Price: 4% of Face Value plus 2% commission fees to brokers.
    6. Delivery: Bank to Bank swift.
    7. Payment: MT-103 or MT760
    8. Hard Copy: Bonded Courier within 7 banking days.

    All relevant business information will be provided upon request plus our terms and procedures: If you are interested please contact me for us to proceed further

    Regards

    Devdutt Vyas
    Email: devdutt_vyas@outlook.com
    devdutt.vyas2016@gmail.com
    Skype: devdutt.vyas

    BalasHapus

Kritik Saran Oke, Makian No Way. Mari Belajar Bersama, Mari Sukses Bersama!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...